APPSI Pangandaran is set to modernize traditional traders.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

PANGANDARAN, Thecuy.com – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Pangandaran berkomitmen mendorong modernisasi para pedagang di pasar tradisional. Hal itu dipercaya bisa membuat usaha mereka berkembang dan kesejahteraannya meningkat.

Ketua DPD APPSI Kabupaten Pangandaran yang baru dilantik Iim Haliman mengatakan pihaknya bertekad membangun kesejahteraan para pedagang. Salah satunya melalui penerapan digitalisasi atau modernisasi para pedagang.

Menurutnya, selama ini pedagang tradisional masih berkutat dengan pola konvensional karena kurang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Untuk itu pihaknya ingin mendorong mereka bergerak lebih maju dengan memanfaatkan teknologi digital. “Termasuk penggunaan Qris untuk transaksi, jadi lebih mudah dan cepat,” katanya kepada Radar Senin (21/9/2026).

Boost Adaptive Education, BNI and Unpad Deepen Collaboration. BNI Amplifies Jatinangor Music Fest Fun, Making It More Vibrant

Menurutnya, jika para pedagang tradisional melek akan teknologi dan berinovasi, maka bukan tidak mungkin, keuntungan bagi para pedagang akan meningkat.

“Furthermore, we will advocate for upgrading traditional market facilities. God willing, APPSI and Bulog will launch a partnership to supply low‑cost staple goods,” he said.

He said, there are currently over 2,000 traders across Pangandaran Regency whom they will support. “This includes district traditional markets and tourist markets,” he added.

The Secretary of DPW APPSI West Java, H Yudi Setia, noted that the previous APPSI administration had expired and now requires reorganization. “Hopefully, the newly elected leader can mobilize the APPSI organization, as our supervisory board is President Prabowo Subianto and the APPSI chairman is the Head of BGN,” he commented.

He stated that improving traders’ quality is an organizational priority, and addressing revitalization, technology, or digitalization of traditional markets must be done promptly. “To avoid being overtaken by online platforms,” he remarked. (Deni Nurdiansah)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan