Program layanan kesehatan gratis yang digagas Gubernur Jawa Barat terus berjalan, sementara Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menunggu petunjuk teknis.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com– Layanan kesehatan tanpa biaya yang merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang diprakarsai oleh Gubernur, masih berlangsung di Kota Tasikmalaya. Akan tetapi, saat ini pemerintah setempat masih menunggu kejelasan pedoman teknis (juknis) untuk menjalankan program tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, dr. H. Asep Hendra Hendriana, menyatakan bahwa layanan kesehatan bagi warga masih terus diberikan. Namun, untuk menjalankan program di masa mendatang dengan lebih terstruktur, pihaknya masih menunggu penetapan juknis akhir dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

“Layanan kesehatan tanpa biaya masih terus diberikan hingga kini. Namun, pedoman teknisnya masih dalam tahap penyelesaian di tingkat provinsi,” katanya.

Kuda Hitam Gerindra! Membaca Manuver Amir Mahpud: Herdiat-Dony untuk 2029, KDM ke Mana?

Menurutnya, kejelasan juknis sangat penting sebagai acuan bagi seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat dalam mengimplementasikan program layanan kesehatan tanpa biaya.

Karenanya, Dinkes Kota Tasikmalaya beserta jajarannya di tingkat kabupaten dan kota lain masih menunggu keputusan dari pemerintah provinsi.

“Pedoman teknis sedang diselesaikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Kami di daerah tentu menunggu agar pelaksanaan bisa berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Akan tetapi, Asep menegaskan, masyarakat tidak perlu cemas. Karena selama ini layanan kesehatan tetap diberikan dan warga yang memenuhi syarat bisa mendapat pelayanan tanpa biaya.

Di sisi lain, berbagai persyaratan administratif bagi warga yang ingin memanfaatkan program tersebut terus dipersiapkan. Upaya ini dilakukan agar ketika pedoman teknis resmi diterbitkan, pelaksanaan program di Kota Tasikmalaya dapat segera disesuaikan.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya berharap proses penyelesaian juknis dari pemerintah provinsi segera selesai. Dengan demikian, pelaksanaan program kesehatan tanpa biaya dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan kepastian layanan bagi warga yang membutuhkan.

“Intinya, layanan tetap berlanjut. Kami juga terus menyiapkan berbagai hal yang diperlukan sembari menunggu pedoman teknis dari provinsi,” tutupnya. (Ujang Nandar)

Baca juga Berita lainnya di News Page … Terima kasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan komentar