Gambaran penataan Dadaha mulai terlihat nyata, terutama di area parkir dan perdagangan.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com–Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menyusun gambaran rencana induk untuk menata kawasan Dadaha, terutama pada sektor perdagangan dan parkir off‑street (di luar badan jalan). Gambaran ini dianggap penting agar masyarakat memiliki persepsi dan semangat yang sama dalam memperbaiki Dadaha.

Berdasarkan rencana induk tersebut, terdapat tiga lokasi yang dapat digunakan oleh para pedagang, yaitu area shelter, area seberang stadion (dari TK Alfabet–Masjid Al‑Mujahidin), dan area belakang Gelanggang Generasi Muda (GGM).

Sementara itu, untuk parkir off‑street terdapat tujuh titik, yakni area Taman Dadaha (lapangan panah), Taman Puri, halaman GOR Susi Susanti, halaman GOR Sukapura, halaman GGM, dan halaman Gedung Kesenian.

BPK Mengkaji Ulang Perhitungan SiLPA Pemerintah Kota Tasikmalaya!Penataan Dadaha Kurang Progresif, Pemerintah Kota Tasikmalaya Masih Menyusun Rencana Induk

Rencana induk untuk sektor perdagangan dan parkir off‑street ini menjadi jawaban atas pertanyaan masyarakat mengenai konsep dan progres penataan Dadaha. Beberapa pihak sering kali menanyakan kawasan perdagangan mana yang boleh dimanfaatkan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL).

Rencana induk yang telah dibuat ini masih dalam tahap awal, sehingga hanya mencakup sebagian sektor. Tim penataan akan mengembangkannya untuk membuat rencana induk yang menyeluruh.

Ketua harian Tim Penataan Dadaha, Ade Hendar, yang juga menjabat sebagai Asda 1 Kota Tasikmalaya, menjelaskan bahwa upaya penataan tidak dilakukan secara sembarangan. Pihaknya mengacu pada Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang telah dibuat. “Jadi kita sudah punya acuan yang menjadi pedoman untuk menata Dadaha,” ungkapnya.

Rencana untuk memasang gambar dan peta dalam rencana induk di sejumlah titik di kawasan Dadaha juga sedang disiapkan. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat dan memahami gambaran rencana penataan yang dilakukan. “Jadi nanti pengunjung bisa melihat bagaimana Dadaha akan ditata,” tuturnya.

Dia berharap semua pihak dapat memiliki semangat dan keinginan yang sama untuk menata Dadaha ini. Sehingga prosesnya dapat berjalan lancar dan segera menciptakan kawasan yang nyaman baik untuk olahraga maupun rekreasi. (Rangga Jatnika)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan