Warga Jawa Barat kini tak perlu lagi datang ke kantor DPRD; mereka bisa menyampaikan aspirasi lewat aplikasi HUDANG.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

BANDUNG, Thecuy.com – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat secara resmi memperkenalkan aplikasi HUDANG (Hadirkeun Usulan Dangukeun Aspirasi Nyatakeun Gagasan) sebagai inovasi pelayanan publik yang mengusung konsep “Demokrasi Tanpa Jarak”.

Aplikasi ini diluncurkan sebagai reaksi atas semakin banyaknya aspirasi, pengaduan, dan keluhan yang diungkapkan masyarakat kepada DPRD Jawa Barat. Selama ini, sebagian warga masih mengalami kesulitan saat ingin berkomunikasi langsung dengan anggota DPRD karena kendala jarak, waktu, dan keterbatasan akses.

Melalui HUDANG, Sekretariat DPRD Jawa Barat berupaya menyediakan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan agar masyarakat dapat menyampaikan suara dan gagasan mereka langsung kepada wakil-wakil rakyat.

LPS Menjaga Tingkat Bunga Penjaminan: Pelihara Kepercayaan Publik, Dukung Stabilitas Sistem Keuangan Fortuna Motor Melebarkan Pasar ke Daerah Terpencil Tasikmalaya Melalui Program Road to Seribu

Sekretaris DPRD Jawa Barat, Dodi Sukmayana, menjelaskan bahwa aplikasi HUDANG dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat agar dapat menyampaikan aspirasi tanpa hambatan jarak dan waktu. Menurutnya, platform ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan lembaga legislatif.

Aplikasi HUDANG menghubungkan masyarakat dengan anggota DPRD Jawa Barat melalui layanan konferensi video yang dilengkapi sistem keamanan terenkripsi. Dengan teknologi ini, proses penyampaian aspirasi dapat berlangsung lebih terbuka dan tercatat.

Selama ini, salah satu masalah yang sering muncul adalah masyarakat belum mengetahui perkembangan aspirasi yang telah mereka sampaikan, apakah sudah diterima, diproses, atau ditindaklanjuti. Kehadiran HUDANG diharapkan dapat meningkatkan transparansi karena masyarakat dapat memantau perjalanan aspirasi mereka.

Setelah aspirasi diterima melalui aplikasi, laporan tersebut akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait sesuai bidang permasalahan. Masyarakat juga dapat melihat riwayat proses penanganan aspirasi yang telah disampaikan.

Untuk menggunakan layanan ini, warga Jawa Barat cukup melakukan registrasi melalui perangkat telepon seluler. Setelah itu, pengguna dapat memilih anggota DPRD Jawa Barat berdasarkan bidang atau komisi yang sesuai dengan kebutuhan aspirasinya.

Aspirasi yang masuk akan diproses menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu menerjemahkan dan mengelompokkan laporan. Selanjutnya, sistem akan mengirimkan notifikasi kepada anggota DPRD terkait untuk menentukan persetujuan maupun jadwal komunikasi secara virtual.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan