
TASIKMALAYA, Thecuy.com– Seorang pemuda berinisial AF membuat sekelompok pengemudi ojek online (ojol) kesal karena mempermainkan pesanan mereka. Setelah ditanya dan dipaksa, ternyata pria tersebut diduga gemar sesama jenis dan mencari teman kencan.
Pemicunya adalah tindakan AF yang berulang kali memesan layanan Gojek, tapi selalu membatalkan pesanan dengan dalih salah memesan.
Perilaku ini disebut-sebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir sehingga membuat para mitra pengemudi merasa dirugikan. Selain membuang waktu dan biaya operasional, pembatalan pesanan berulang juga berdampak buruk terhadap performa akun para pengemudi.
Polemik Harim Laut Pantai Madasari Pangandaran Masih Menggantung, Klaim Kepemilikan Belum Dilengkapi Sertifikat. Digitalisasi Selalu Gagal, Dewan Sebut Masalah Dishub Bukan Hanya Urusan Karcis Parkir Saja
Salah satu pengemudi ojol, Jajang Rizal, menyatakan modus yang dilakukan pemuda tersebut selalu berulang. Pemesan membuat pesanan melalui aplikasi, tapi saat pengemudi tiba di lokasi penjemputan, orang yang dipesan tidak pernah ada di sana.
“Sejak sekitar tiga hari terakhir kejadian ini terjadi. Pola yang sama terus berulang, pesan Gojek, tapi saat driver tiba di lokasi, orangnya tidak ada. Setelah dihubungi, alasannya selalu salah order,” kata Jajang, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, perbuatan itu membuat para pengemudi kesal karena mereka telah menghabiskan waktu dan biaya untuk menuju lokasi penjemputan, namun tidak mendapat penghasilan.
“Jika pesanan terus dibatalkan seperti itu, performa akun pengemudi bisa turun. Padahal kami sudah datang sesuai lokasi penjemputan,” ujarnya.
Karena merasa curiga, beberapa pengemudi kemudian mencoba menanyakan langsung kepada pemesan tentang alasan sebenarnya di balik pembatalan pesanan yang terus terjadi.
Awalnya, pemuda tersebut kembali mengaku salah memesan. Namun ketika ditanya lebih lanjut tentang layanan apa yang sebenarnya ia inginkan, ia mengaku sedang mencari teman pria untuk diajak ke kamar.
“Setelah tahu maksudnya seperti itu, tentu kami tidak mau melayaninya. Pada akhirnya dia membatalkan pesanannya lagi. Pembatalan itulah yang justru merugikan akun pengemudi,” kata Jajang.
Dishub Kota Tasikmalaya Mengedarkan Karcis Parkir Kedaluwarsa, Cetakan Tahun 2025 Digunakan di 2026. Soal Klaim Kepemilikan Sempadan Pantai di Madasari, Bupati Pangandaran Akan Memeriksa Asal-Usul Sertifikat
Keterangan itu membuat para pengemudi semakin kesal. Sejak saat itu, sebagian besar pengemudi yang telah mengenali identitas akun pemesan memilih mengabaikan atau tidak lagi menerima pesanan dari akun tersebut.
Namun pada Rabu (5/8/2026), seorang pengemudi secara tidak sengaja menerima kembali pesanan dari akun yang sama. Pesanan itu diketahui sudah bergeser sebanyak dua kali sehingga tidak sempat dibatalkan oleh pengemudi.
Baca juga berita lain di News Page. Terima kasih telah mengunjungi thecuy . 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].