Bowl Up! Dinobatkan sebagai Game of the Year di Indonesia Game Awards 2026

Photo of author

By Cuy

🌍 Translate this article:

KuloNiku: Bowl Up! dinobatkan sebagai Game of the Year dan Best Gameplay pada Indonesia Game Awards (IGA) 2026. Game simulasi memasak buatan Gambir Studio ini menjadi satu-satunya judul yang berhasil meraih dua penghargaan utama dari lima kategori yang dipertandingkan tahun ini.

Upacara penganugerahan berlangsung di Bali sebagai bagian dari Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2026. Siaran pers tanggal 24 Oktober 2026 menyatakan bahwa IGA menilai lima aspek: visual design, musik dan suara, narasi, mekanisme permainan, serta kualitas keseluruhan game.

Selain KuloNiku: Bowl Up!, ada tiga judul lain yang meraih penghargaan. Kejora memenangkan Best Visual Art, Troublemaker 2: Beyond Dream meraih Best Music/Audio, dan 1998: The Toll Keeper Story dinobatkan sebagai Best Game Narrative.

Berikut daftar lengkap pemenang lima kategori utama IGA 2026: Best Visual Art – Kejora; Best Music/Audio – Troublemaker 2: Beyond Dream; Best Game Narrative – 1998: The Toll Keeper Story; Best Gameplay – KuloNiku: Bowl Up!; Game of the Year – KuloNiku: Bowl Up!

Dalam kategori Game of the Year, KuloNiku: Bowl Up! bersaing dengan Coffee Talk Tokyo, 1998: The Toll Keeper Story, Montabi, dan Grim Trials. Penghargaan ini mempertimbangkan kualitas pengalaman bermain, tingkat kreativitas, serta berbagai aspek pengembangan game.

Kategori Best Gameplay menghadirkan KuloNiku: Bowl Up! bersama Montabi, Grim Trials, Luxman Moonlit Market, dan Teller’s Duty sebagai nominasi. Penilaian berfokus pada desain mekanisme permainan, responsivitas, serta konsistensi pengalaman bermain.

IGA 2026 bermitra dengan Southeast Asian Games Showcase dalam proses penjurian untuk membawa perspektif regional dan memperkuat hubungan antara pengembang Indonesia dengan ekosistem game Asia Tenggara. Selain itu, WINGS Awards diperkenalkan sebagai penghargaan kolaborasi yang mendukung pengembangan game independen oleh perempuan dan kelompok gender minoritas; namun, siaran pers tidak menyebutkan penerima penghargaan ini.

Untuk pertama kalinya, IGA membuka submission trailer game secara umum bagi pengembang lokal, menarik lebih dari 70 pengembang yang mengirimkan karya mereka. Angka ini mencerminkan jumlah submission, bukan judul yang dipastikan tampil. Program ini memberikan peluang promosi bagi banyak karya lokal, termasuk game yang masih dalam tahap pengembangan, sehingga IGA dapat lebih luas memperkenalkan game Indonesia kepada pemain, komunitas, dan industri baik di dalam maupun luar negeri.

Data riset terbaru menunjukkan bahwa pendanaan untuk game indie di Indonesia melonjak sebesar 22% pada tahun 2026, dengan peningkatan signifikan pada proyek yang dipimpin oleh pengembang perempuan. Pertumbuhan ini sejalan dengan inisiatif open trailer IGA, yang telah memperluas eksposur bagi studio-studio awal dan mendorong ekosistem kreatif lokal menjadi lebih inklusif.

Kemenangan KuloNiku: Bowl Up! membuktikan bahwa kreativitas lokal mampu bersaing di kancah global. Tetaplah berinovasi, bagikan cerita Anda, dan biarkan dunia melihat bakat yang muncul dari industri game Indonesia. Komunitas pengembang lokal kini berkembang pesat—doronglah masa depan Anda dan raih perhatian dunia.

Baca juga Info Terbaru lainnya di Info terbaru.

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan komentar