Pilgub Jabar mulai memanas! Gerindra menyusun rencana untuk Donny dan Herdiat, sementara posisi Dedi Mulyadi masih belum jelas.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Situasi politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2029 sudah mulai tampak, meskipun pesta demokrasi tersebut masih dua tahun lagi.

DPW Gerindra Jawa Barat mulai memantau sejumlah kader yang dianggap berpotensi naik ke jenjang pemerintahan provinsi dari kabupaten.

Nama-nama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya kini menjadi perbincangan.

Kampung CocoNut RI! Strategi UBK-Unisba meningkatkan nilai jual kelapa dan memperkuat ketahanan pangan keluarga – OJK mencatat 330 pengaduan keuangan di Ciamis, warga diimbau untuk mewaspadai modus penipuan

Kedua tokoh tersebut disebut Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Amir Mahpud, sebagai bagian dari kader yang tengah dipetakan secara internal oleh partai.

Pernyataan itu disampaikan Amir setelah ia menghadiri acara IFG Charity di Sunny Terrace, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada hari Sabtu (31/10/2026).

Munculnya dua nama tersebut menambah warna dalam dinamika politik menjelang Pilgub Jabar.

Apalagi, kursi Gubernur Jawa Barat saat ini masih ditempati oleh Dedi Mulyadi alias KDM, yang juga merupakan kader Gerindra.

Amir menjelaskan, pemetaan figur tersebut bukan hanya untuk menentukan siapa yang akan maju dalam kontestasi gubernur.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat mesin politik Gerindra, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Menurutnya, Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam menjaga kekuatan politik partai sekaligus mengamankan target keberlanjutan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk dua periode.

IPSI Cup XI Kota Tasikmalaya dipadati 1.314 atlet, pembinaan pesilat muda diuji di arena – Penjualan online menembus 60 persen, JG Motor menargetkan menjadi nomor satu di Jawa Barat

Oleh karena itu, DPD Gerindra Jabar berkepentingan mengidentifikasi kader yang saat ini menduduki jabatan eksekutif.

Pengalaman memimpin daerah, masa jabatan, serta kontribusi terhadap partai menjadi beberapa aspek yang dipertimbangkan.

“DPW ini berkepentingan mendeteksi kader partai terbaik yang saat ini menjabat di eksekutif. Bagaimana manfaat elektoralnya dapat mendukung tujuan membesarkan partai,” kata Amir kepada wartawan.

Ia menyebutkan Dony dan Herdiat bukan satu-satunya figur yang masuk radar. Masih ada beberapa kepala daerah lain yang berpeluang mendapat ruang untuk mengembangkan karier politik melalui Gerindra.

Amir berpendapat, jabatan kepala daerah tidak harus menjadi titik akhir perjalanan politik seorang kader.

Setelah mengakhiri masa kepemimpinan di daerah, mereka dapat didorong untuk mengambil peran yang lebih luas, baik melalui DPR RI maupun kontestasi politik di tingkat provinsi.

Dengan kata lain, Gerindra mulai memikirkan cara bagi kader yang telah memiliki pengalaman pemerintahan untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi. Namun, kontribusi terhadap penguatan partai tetap menjadi salah satu pertimbangan penting.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan