Demo Biaya Hidup Tinggi di Italia Berujung Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

By Jurnalis Berita

๐ŸŒ Translate this article:

Thecuy.com โ€“ Protes yang menuntut penurunan biaya hidup di Italia berakhir dengan bentrokan pada Sabtu (17/10). Pertikaian antara pengunjuk rasa dan aparat tidak terhindarkan. Media Italia melaporkan bahwa polisi melepaskan gas air mata setelah pengunjuk rasa melempar batu ke arah petugas di alun-alun depan Katedral Gotik Milan.

Gangguan serupa juga terjadi di Bologna, di mana polisi menggunakan meriam air untuk membubarkan kerumunan setelah demonstrasi berubah menjadi kekerasan. Tujuh orang ditahan, menurut kantor berita ANSA.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, mengecam tindakan kekerasan tersebut. Meloni menegaskan bahwa berunjuk rasa adalah hak warga, tetapi tidak boleh berubah menjadi kerusuhan. โ€œBerdemonstrasi adalah hak. Mengubah kota-kota kita menjadi medan perang bukanlah hak,โ€ kata Meloni melalui akun X-nya.

Di Milan, pasukan antihuru-hura juga berusaha membubarkan demonstran yang memasuki Galleria Vittorio Emanuele II, pusat perbelanjaan mewah di salah satu sisi alun-alun katedral. Beberapa kelompok demonstran dilaporkan memisahkan diri dari protes utama yang menyoroti biaya hidup yang tinggi. Beberapa toko menutup pintu dan wisatawan bergegas meninggalkan pusat kota. Stasiun metro Duomo, yang terletak dekat katedral, juga ditutup selama bentrokan berlangsung.

Beberapa orang dilaporkan mengalami cedera dan sejumlah penangkapan dilakukan, menurut media Italia. Ketegangan di Italia terjadi di tengah gelombang protes serupa di negara tetangganya, Prancis, di mana puluhan ribu orang juga turun ke jalan untuk memprotes kenaikan biaya hidup dan penurunan kualitas layanan publik.

Baca juga Berita lainnya di News Page terimakasih sudah mengunjungi thecuy. ๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan