Mapay Lembur Jilid II: Tangisan Ibu Tua dan Doa untuk Presiden Prabowo!

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIK, Thecuy.com — Politik sering menunjukkan dua sisi. Satu sisi ada di atas panggung, dipenuhi pidato, janji, dan tepuk tangan.

Sisi lain ditemukan di desa-desa, di rumah-rumah dengan dinding yang mulai rapuh, di jalan-jalan yang belum rata, dan di mata para ibu lanjut usia yang masih menyimpan harapan.

Dr Usman Kusmana, M.Si., Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tasikmalaya, memilih untuk mengunjungi sisi kedua itu. Sabtu (17/10/2026), ia kembali melaksanakan kegiatan Mapay Lembur, edisi kedua.

Kemiskinan di Kota Tasikmalaya turun menjadi 9,34 persen, kata Viman: hasil kerja sama semua pihak; listrik terang, PAD redup.

Bersama timnya, Usman melakukan perjalanan keliling desa, mengunjungi mereka yang pernah berjuang bersama di Pemilu 2024, dan melihat langsung kondisi masyarakat di daerah pemilihannya.

Namanya adalah Mapay Lembur Ngalongokan Tim, istilah Sundanese yang berarti berjalan melalui desa, bertemu tim, dan menjaga silaturahmi.

Kali ini, bukan hanya tentang tim; ada warga yang membutuhkan bantuan, lingkungan yang perlu diperhatikan, dan aspirasi yang sebelumnya hanya terdengar sepintas.

Usman juga memberikan santunan kepada para lansia. Bantuan itu sederhana, tetapi peristiwa di sekitarnya ternyata tidak sesederhana itu.

Sang ibu lanjut usia menangis saat menerima sedikit rezeki. Usman mengaku merasa berbeda saat menyaksikan kejadian itu secara langsung.

Barangkali di hadapan orang-orang tua, nilai bantuan tidak selalu dapat diukur dengan angka. Yang mereka terima bukan hanya uang; ada perasaan bahwa mereka masih diingat, bahwa di tengah kehidupan yang semakin sulit, masih ada orang yang menyapa mereka.

Lalu doa-doa pun diucapkan, salah satunya ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto, yang merayakan ulang tahun pada hari ini. Doa dari desa, dari orang-orang yang mungkin belum pernah bertemu langsung dengan presiden mereka, berharap pemimpin negeri itu selalu diberi kesehatan dan kekuatan.

Jangan biarkan kebaikan terpecah! Zikir bersama sebagai upaya menyatukan pedagang Pasar Cikurubuk di Kota Tasikmalaya AMI: Kritis kapan saja!

Perjalanan keliling desa membuat masalah pembangunan tampak lebih nyata: infrastruktur jalan perlu perbaikan, banyak rumah tidak layak huni, dan masalah fasilitas umum mulai dari air bersih hingga tempat ibadah.

Di atas kertas, semuanya bisa menjadi daftar usulan. Namun, ketika dilihat langsung, setiap masalah memiliki wajah manusia.

Jalan yang rusak bukan hanya masalah panjang dan lebar jalan; ada warga yang setiap hari melaluinya untuk bekerja, anak-anak yang harus bersekolah, dan petani yang membutuhkan akses untuk mengangkut hasil panen.

Also check out other news on News Page

Terima kasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan