Puluhan ribu jemaah terhanyut dalam kegiatan bershalawat di Tasikmalaya yang berlangsung di Alun-Alun Manonjaya.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Puluhan ribu jemaah memenuhi Alun-Alun Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, untuk mengikuti acara Tasikmalaya Berselawat dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026, Senin malam (13/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Habib Luthfi, Habibidin Assegaf, serta tokoh-tokoh lainnya berlangsung khidmat dengan lantunan selawat yang menggema di tengah kerumunan para jemaah.

Para jemaah dari berbagai kalangan larut dalam lantunan selawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Selain menjadi acara keagamaan, Tasikmalaya Bershalawat juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengingatkan masyarakat akan peran santri dan ulama dalam menjaga nilai-nilai keislaman, persatuan, dan keutuhan bangsa.

Anggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan; Dokter Keliling Gerindra Sambangi Cineam Tasikmalaya, Ratusan Warga Dapat Pengobatan Gratis

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Santri Nasional. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak bersama-sama melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Habib Luthfi yang sudah berkenan hadir dalam rangkaian menyambut Hari Santri Nasional,” katanya.

Cecep menyampaikan, menjelang peringatan Hari Santri Nasional, jajaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga terus mengunjungi sejumlah pondok pesantren. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan pemerintah dengan kalangan pesantren sekaligus menghormati peran ulama dalam perjalanan Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, identitas Tasikmalaya sebagai Kota Santri harus diiringi dengan penghargaan terhadap jasa para ulama yang telah berkontribusi dalam membangun kehidupan keagamaan dan masyarakat.

“Mudah-mudahan Kabupaten Tasikmalaya yang disebut Kota Santri, tidak melupakan jasa ulama yang sudah mendahului kita,” ungkapnya.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk kembali meneguhkan peran santri dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Selain menjaga tradisi keagamaan, santri diharapkan terus berkontribusi dalam merawat kerukunan, membangun karakter, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan. (yfi)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan