Masyarakat perlu menyesuaikan diri dengan penerapan tilang elektronik; pemerintah dan kepolisian harus meningkatkan sosialisasi.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

PANGANDARAN, Thecuy.com – Implementasi penindakan pelanggaran lalu lintas secara elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Pangandaran menuai beragam tanggapan dari warga. Perubahan tersebut mencerminkan tuntutan zaman.

Salah seorang penduduk Kecamatan Padaherang, Fadil Fadilah (37), kepada Radar menyatakan bahwa penerapan ETLE di Kabupaten Pangandaran secara normatif dinilai baik, sejalan dengan kemajuan teknologi di bidang lalu lintas saat ini.

“Dari sudut pandang sosial, langkah ini terkesan kurang tepat untuk saat ini,” ujarnya kepada Radar, Kamis (1/10/2026).

Asep MP: Tanyakan ke BKPSDM! Camat Masuk Studio Serempak

Alasan utama adalah kurang siapnya Sumber Daya Manusia di Pangandaran dalam penanganan tilang elektronik atau ETLE. “Staf kita sudah paham; perlu proses bertahap dengan pendekatan dan sosialisasi,” katanya.

Alasan lainnya adalah Kabupaten Pangandaran merupakan destinasi favorit yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Pengunjung yang datang dengan mobil atau motor, tidak semuanya patuh berlalu lintas, hal ini bisa memberi kesan buruk,” ujarnya.

“Mengenai anggaran sebesar Rp 1,3 miliar, ia menilai harga tersebut cukup fantastis. Coba kalau harga kameranya di bawah segitu, mungkin dengan nilai Rp 1,3 miliar, bisa dipasang di beberapa titik,” lanjutnya.

Selain itu, anggaran sebesar itu bisa digunakan untuk kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Warga Wonoharjo Ajang (50) menyampaikan bahwa jika peraturan mewajibkan penerapan ETLE, kebijakan tersebut tidaklah bermasalah.

“Kalau sudah aturannya harus seperti itu ya tinggal terapkan,” jelasnya.

Jika aturannya sudah diterapkan, masyarakat tinggal patuh berlalu lintas seperti menggunakan helm, memakai spion, memakai sabuk pengaman dan lain-lain.

Simsalabim, Bagaimana Cuti Bisa Diikuti Pelantikan? Tiket Prioritas Kursi Dewas!

“Mungkin karena tuntutan zaman juga, penindakan juga harus menggunakan teknologi canggih,” jelasnya. (Deni Nurdiansah)

Baca juga Berita lainnya di News Page. Terima kasih telah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan