Banyaknya Pos Pemadam Kebakaran di Pangandaran Masih Belum Memadai

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

PANGANDARAN, Thecuy.com – Jumlah pos kebakaran (damkar) di Kabupaten Pangandaran masih sangat terbatas. Kondisi ini dinilai menghambat upaya pemadaman saat kebakaran terjadi.

Saat ini, jarak layanan penanganan kebakaran relatif jauh untuk wilayah Padaherang, Mangunjaya, Cimerak, hingga Langkaplancar.

Warga Padaherang, Asep Hendar (39), menyatakan bahwa keberadaan pos damkar di wilayah tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang tinggal di area terpencil.

Kota Tasikmalaya diperkirakan tetap mengalami kekeringan pada Oktober, sementara BNI dan Unpad memperkuat kolaborasi untuk mendorong pendidikan adaptif.

Menurutnya, kecepatan petugas dalam penanganan kebakaran menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas.

“Jika kebakaran terjadi di Padaherang, kami khawatir penanganan akan terlambat karena jarak pos damkar cukup jauh. Bahkan beberapa kali kami harus meminta bantuan dari Banjarsari, Ciamis,” ujarnya pada Selasa (22/9/2026).

Masya rakat berharap pemerintah daerah tidak menunggu terjadinya bencana besar sebelum menambah unit dan armada pemadam kebakaran (damkar).

​”Kami sangat berharap pos damkar dapat dibangun di Padaherang. Dengan demikian, saat terjadi bencana, petugas dapat tiba lebih cepat sebelum api menyebar ke mana-mana,” kata seorang warga.

​Saat ini, pos-pos Damkar di Kabupaten Pangandaran hanya terkonsentrasi di dua wilayah, yaitu Kecamatan Parigi dan Kecamatan Pangandaran. Keterbatasan ini dianggap tidak ideal mengingat luasnya wilayah dan jarak antar-kecamatan yang cukup jauh.

​Masyarakat mendesak agar pembangunan pos baru diprioritaskan di daerah strategis, seperti Padaherang, Mangunjaya, Cimerak, dan Langkaplancar. Langkah ini dianggap penting untuk mengurangi waktu tanggap dan meminimalkan kerugian materiil.

​Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Pangandaran, Ade, mengkonfirmasi bahwa penambahan pos damkar sangat diperlukan.

BNI menghadirkan keseruan lebih besar di Jatinangor Music Fest, dengan rangkaian prestasi dari Iwan Saputra hingga Demi Hamzah: estafet senapan, estafet prestasi!

​”Memang idealnya seperti itu. Semoga penambahan ini dapat masuk dalam skala prioritas ke depan,” ujarnya. (Deni Nurdiansah)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan