
TASIKMALAYA, Thecuy.com – Pagi di pedestrian Jalan HZ Mustofa, Kelurahan Yudhanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, tiba-tiba berubah menjadi lokasi penemuan mayat pada Rabu pagi (16/9/2026).
Seseorang pensiunan bernama Endang, warga Kabupaten Ciamis, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 06.45 WIB.
Ironisnya, pria yang dikabarkan hidup sebatangkara itu ditemukan tergeletak di tepi pedestrian sebelum keberadaannya diketahui oleh warga.
Defisit APBD Kota Tasikmalaya berkurang menjadi Rp27 miliar, Deden: Masalah fiskal belum tentu selesai. 827 rumah tidak layak huni di Kota Tasikmalaya menerima BSPS, berikut pesan Viman Alfarizi.
Kapolsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agus Khusaeni membenarkan penemuan tersebut.
“Benar, anggota piket jaga dan Unit Reskrim Polsek Cihideung bersama Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota telah melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara,” kata Agus kepada wartawan.
Korban diketahui bernama Endang, seorang pensiunan yang lahir di Ciamis pada Juni 1952.
Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban tercatat sebagai warga Sukamukti, Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.
Korban pertama kali ditemukan oleh Maman Suparman, seorang buruh harian lepas. Saat itu, saksi melihat seseorang tergeletak di tepi pedestrian.
Saksi kemudian mendekati korban dan mendapati korban sudah tidak bernapas.
Saksi selanjutnya menghubungi kepolisian untuk melaporkan adanya orang yang diduga telah meninggal dunia.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan bersama tim medis. Berdasarkan pemeriksaan medis oleh dokter jaga RSUD dr. Soekardjo, tidak ditemukan luka lain pada tubuh korban.
Kamtibmas Kota Tasikmalaya disorot! Forsil RTRW minta penambahan CCTV di titik rawan, jangan mengandalkan patroli. Pengurus lama bersuara! Mukota KADIN di Grand Metro Kota Tasikmalaya harus diulang karena melanggar Kepres.
Dengan demikian, sejauh ini polisi tidak menemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban dari hasil pemeriksaan awal. Penyebab kematian tidak disebutkan dalam laporan tersebut.
Apa yang membuat cerita ini terasa menyedihkan adalah korban diketahui hidup seorang diri. Menurut keterangan tetangganya, korban hidup sebatangkara karena istri dan anaknya telah meninggal sebelumnya.
Kondisi ini membuat proses penanganan korban menjadi lebih rumit karena tidak ada keluarga yang dapat memberikan keterangan langsung tentang kondisi terakhir korban.
Di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang milik korban, yaitu satu buah jam tangan berwarna silver dan dua buah batu akik.
Petugas juga telah meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, melakukan pengecekan serta olah TKP, dan melaporkan hasil penanganan kepada pimpinan.
Baca juga Berita lainnya di News Page
Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].