Thecuy, tahu nggak, kalau stres yang berkepanjangan dan tidak teratasi dengan baik bisa mendorong seseorang masuk ke pola pikir ‘survival mode’ atau mode bertahan hidup.
Survival mode seiring waktu bisa memperparah kondisi mental dan fisik, serta menurunkan produktivitas kerja.
Berikut adalah enam kebiasaan yang sering muncul pada orang yang berada dalam mode bertahan hidup, menurut para ahli kesehatan.
1. Seringkali Lupa Hal-hal Sepele
Orang yang sering lupa/Foto: Pexels.com/Mart Production
Survival mode bisa memperlambat atau bahkan menghambat banyak fungsi otak. Kondisi ini membuat otak lebih fokus pada mengatasi sumber stres, sehingga hal-hal kecil sering terlupakan.
“Orang yang berada dalam survival mode cenderung membuat otak mereka terus waspada terhadap ancaman dan tekanan, sehingga energi untuk memori, konsentrasi, perencanaan, dan fungsi eksekutif menjadi berkurang,” kata Nicole Ivelevitch, pekerja sosial klinis berlisensi, kepada Real Simple.
Ciri-cirinya bisa tampak dari perilaku seperti masuk ruangan dan lupa kenapa masuk ke sana, sering salah menaruh ponsel, sampai lupa makan dan tidak menyadari tubuh sedang lapar.
2. Susah Mengambil Keputusan yang Kelihatan Mudah
Orang yang susah mengambil keputusan/Foto: Pexels.com/Ivan S
Tantangan utama dalam kondisi bertahan hidup adalah proses pengambilan keputusan. Ketika otak terlalu terpaku pada tekanan, bahkan hal-hal yang seharusnya mudah untuk diputuskan menjadi sangat sulit.
Konsentrasi yang berlebihan tanpa istirahat bisa melemahkan kinerja korteks prefrontal, sehingga seseorang kesulitan membuat keputusan dengan tepat dan cepat.
Korteks prefrontal terletak di bagian depan otak, tepat di belakang dahi, dan berperan sebagai pengendali berpikir logis, perencanaan, serta kontrol diri.
3. Sulit Rileks dan Mood Swings
Orang yang mengalami perubahan suasana hati/Foto: Pexels.coom/Mart Production
Orang yang sedang dalam survival mode kesulitan untuk tenang di mana pun. Alih-alih menjaga emosi tetap stabil, mereka justru sering mengalami mood swings karena otak mereka terus fokus pada sumber stres.
Ketika mereka mengalami burnout dan sistem saraf tidak seimbang, seseorang cenderung lebih mudah kehilangan kesabaran.
“Di bawah tekanan berat, amigdala bisa menjadi lebih reaktif sementara fungsi korteks prefrontal melemah,” kata Ivelevitch. Hal-hal kecil yang sebelumnya hanya mengganggu kini bisa memicu reaksi keras dari tubuh.
Amigdala, sepasang struktur saraf, berperan sebagai pengatur emosi, rasa takut, dan respons terhadap ancaman.
4. Ingin Mengendalikan Segalanya
Orang yang ingin mengendalikan situasi/Foto: Pexels.com/Kaboompics.com
Ketika kehidupan terasa kacau, orang yang berada dalam mode bertahan hidup akan berusaha lebih keras untuk mengendalikan situasi guna menghilangkan ancaman potensial. Mereka merasa segala sesuatu harus berjalan sesuai rencana.
Ini tidak selalu berarti ingin mengendalikan orang lain, melainkan menciptakan kepastian atau situasi yang bisa diprediksi. Ketika mereka bisa memprediksi apa yang akan terjadi, situasi terasa tidak mengancam lagi.
5. Terlalu Terobsesi dengan Emosi Negatif
Orang yang terlalu terobsesi dengan emosi negatif/Foto: Pexels.com/Liza Summer
Dalam kondisi survival mode, seseorang cenderung lebih sering memikirkan emosi negatif. Mereka terjebak dalam perasaan stres, tertekan, dan kewalahan.
“Hanya ada sedikit sekali emosi positif yang muncul pada orang yang berada dalam mode bertahan hidup,” kata Archana Shrestha, MD, pakar pemulihan burnout dan dokter gawat darurat bersertifikat.
Meskipun wajar untuk merasakan emosi negatif sesekali, memikirkan hal itu dalam waktu yang sangat lama dapat memicu stres kronis dan masalah kesehatan lainnya.
6. Sering Terbangun di Tengah Malam karena Cemas
Orang sering terbangun di tengah malam karena cemas/Foto: Cottonbro Studio
Kebiasaan terakhir yang sering muncul pada orang yang berada dalam mode bertahan hidup adalah sering terbangun di tengah malam karena merasa cemas atau khawatir tentang berbagai hal.
Menurut Dr. Shrestha, tengah malam adalah saat di mana kekhawatiran terbesar muncul. Bagi yang mengalami burnout, sering muncul rasa enggan untuk pergi bekerja dan pertanyaan tentang bagaimana mereka harus bertahan dalam pekerjaan saat ini.
Itulah enam kebiasaan yang sering muncul pada orang yang sedang dalam survival mode. Yuk, kenali dan lebih peka terhadap tubuh agar hidup lebih bahagia dan panjang umur!
***
Ingin jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikut berbagai acara online dan offline seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan maupun laki-laki, dan kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)
terimakasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah penulis di thecuy.com, sebuah website yang berfokus membagikan tips keuangan, investasi, dan cara mengelola uang dengan bijak, khususnya untuk pemula yang ingin belajar dari nol.
Melalui thecuy.com, saya ingin membantu pembaca memahami dunia finansial tanpa ribet, dengan bahasa yang sederhana.