
TASIKMALAYA, Thecuy.com โ Saat ini, gadget tidak lagi hanya menjadi alat komunikasi. Di tangan masyarakat, perangkat digital juga dapat menjadi pintu masuk menuju pengetahuan. Ini adalah gagasan yang coba dibawa Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui pengembangan TasikHub.
Portal yang semula berorientasi pada layanan dan informasi daerah itu diarahkan agar tidak berhenti sebagai aplikasi administratif. Salah satu pengembangannya adalah menghadirkan fitur literasi dengan mengadopsi katalog buku dari Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) dan Buku Digital (BUDI) milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Pimpinan Bidang Aptika Diskominfo Kota Tasikmalaya yang merangkap Pelaksana Tugas, Arief R Budiman, saat ditemui Senin (31/8/2026), menjelaskan pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan Tasik Hub lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kebijakan yang sering kontroversial, sehingga Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya perlu dievaluasi; DPP CBN mendesak Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mengevaluasi pajak MBLB
Konsepnya sederhana. Warga tidak perlu mencari-cari sendiri berbagai sumber bacaan digital. Katalog buku berkualitas yang telah tersedia melalui platform pemerintah pusat dapat dikenalkan dan diarahkan melalui ekosistem digital milik daerah.
Langkah itu sekaligus menjadi upaya menjembatani kesenjangan akses bacaan. Sebab, meskipun SIBI dan BUDI menyediakan berbagai buku kurikulum, buku pengayaan hingga bacaan anak secara gratis, keberadaan platform tersebut belum tentu diketahui seluruh masyarakat.
Tasik Hub kemudian diposisikan sebagai local gateway atau gerbang lokal yang mempertemukan masyarakat dengan sumber bacaan digital tersebut.
Pengembangan ini juga menyasar perubahan kebiasaan masyarakat dalam menggunakan gawai. Aktivitas yang selama ini banyak dihabiskan untuk scrolling media sosial, diharapkan perlahan bisa bergeser menjadi aktivitas reading.
Terlebih, BUDI menyediakan beragam bacaan anak dan komik literasi dengan ilustrasi yang menarik. Materi semacam itu dinilai lebih mudah diterima anak-anak karena menghadirkan proses belajar dengan cara yang menyenangkan.
Dengan akses yang mudah melalui TasikHub, ruang digital diharapkan tidak hanya dipenuhi informasi yang bersifat administratif maupun layanan publik. Tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi budaya membaca dan pembentukan karakter generasi muda.
Namun, hadirnya fitur ini tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Peran orang tua, guru dan pegiat literasi tetap dibutuhkan untuk menghidupkan pemanfaatan katalog buku tersebut. Tasik Hub menyediakan pintunya, sementara ekosistem pendidikan dan masyarakat yang menentukan seberapa ramai pintu itu digunakan.
Baca juga Berita lainnya di News Page
Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . ๐

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
๐ Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
๐ Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].