Diawasi Ketat, Ini Tempat Terlarang di Dunia yang Tak Bisa Dikunjungi Tanpa Izin

anindya

By anindya

🌍 Translate this article:

Ada banyak tempat terlarang di dunia yang aksesnya tidak bisa disamakan dengan destinasi wisata biasa. Sebagian lokasi ditutup untuk melindungi masyarakat adat yang hidup terisolasi, sementara yang lain menyimpan artefak arkeologi yang sangat rapuh. Ada juga fasilitas yang aksesnya dibatasi karena terkait dengan keamanan nasional atau penyimpanan sumber daya penting bagi masa depan pangan dunia.

Namun, ada lokasi yang sepenuhnya terlarang bagi wisatawan, namun ada juga yang hanya bisa diakses oleh peneliti, petugas berwenang, atau pihak tertentu. Ingin tahu di mana saja lokasinya? Berikut 5 tempat terlarang di dunia yang menerapkan pembatasan akses sangat ketat beserta alasan di baliknya.

1. Pulau North Sentinel, Laut Andaman

Pulau North Sentinel adalah salah satu lokasi terlarang di dunia yang ditutup bagi orang luar guna melindungi suku Sentinelese dan menjaga kehidupan terisolasi mereka.
Ilustrasi Pulau North Sentinel, lokasi terlarang di dunia/Foto: Pexels.com/Danny Hollander

Pulau North Sentinel terletak di Kepulauan Andaman dan Nicobar, India, dan merupakan tempat tinggal suku Sentinelese. Masyarakat adat ini terkenal karena sangat terisolasi dari dunia luar dan selalu menolak interaksi dengan orang asing.

Mengingat hal itu, pulau ini menjadi salah satu lokasi terlarang di dunia yang sama sekali tidak bisa dijadikan destinasi wisata umum. Menurut Tatler Asia, akses ke pulau tersebut dibatasi demi melindungi suku Sentinelese dari penyakit, eksploitasi, dan gangguan terhadap kehidupan mereka.

Pemerintah India juga menetapkan seluruh wilayah Pulau North Sentinel beserta perairan sejauh 5 kilometer dari garis pasang tertinggi sebagai tribal reserve. Menurut keterangan Kementerian Dalam Negeri India, orang asing, termasuk wisatawan dan warga negara asing, dilarang memasuki area tersebut. Pemerintah setempat juga menerapkan pendekatan eyes-on and hands-off, yaitu melakukan pengawasan dari kejauhan tanpa melakukan kontak langsung dengan suku Sentinelese.

                                                                                                                                                                                            <section id="section-detail-2" class="multi-card " data-page="2" data-page-title="2. Arsip Apostolik Vatikan, Kota Vatikan" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="323148" dtr-ttl="2. Arsip Apostolik Vatikan, Kota Vatikan" onclick="_pt(this)" readability="39.318162020906">
                            <h2 class="fw-bold fs-5">2. Arsip Apostolik Vatikan, Kota Vatikan</h2>
                            <div readability="8">
                                <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/17/arsip-apostolik-vatikan-tempat-terlarang-di-duniafoto-dok-archivio-apostolico-vaticano-1786966864725.jpeg?w=700&q=90" alt title/>
                                <p>Arsip Apostolik Vatikan menyimpan berbagai dokumen yang mencakup sekitar dua belas abad sejarah Gereja Katolik. Menurut situs resmi Arsip Apostolik Vatikan, koleksi tersebut terdiri dari lebih dari 600 <em>fonds</em> atau kelompok arsip yang membentang sepanjang lebih dari 85 kilometer. Isi arsip mencakup dokumen-dokumen terkait pemerintahan Gereja, surat menyurat kepausan, serta berbagai catatan sejarah lainnya.</p>
                            </div>
                            <p>Akan tetapi, arsip ini bukan fasilitas yang sepenuhnya tertutup. Menurut situs resmi Arsip Apostolik Vatikan, akses penelitian diberikan secara cuma-cuma kepada para akademisi yang memenuhi syarat. Para peneliti setidaknya harus memiliki gelar magister atau diploma universitas yang setara, surat rekomendasi dari institusi penelitian atau akademisi yang memenuhi syarat, serta dokumen pendukung lainnya.</p>
                            <h2>3. Gua Lascaux, Prancis</h2>
                            <table align="center" class="pic_artikel_sisip_table">
Gua Lascaux menjadi salah satu lokasi terlarang di dunia karena kunjungan wisata dapat merusak ekosistem gua dan membahayakan pelestarian lukisan prasejarah yang berusia ribuan tahun.
Gua Lascaux, lokasi terlarang di dunia/Foto: Pexels.com/toshihiko tanaka

Gua Lascaux di Prancis adalah salah satu situs seni cadas prasejarah paling terkenal di dunia. Gua ini ditemukan pada tahun 1940 dan terdapat lukisan serta ukiran yang berasal dari zaman Paleolitikum. Keberadaan lukisan-lukisan tersebut menjadikan Lascaux memiliki nilai arkeologi yang sangat tinggi.

Namun, nilai sejarah tersebut juga menjadikan Gua Lascaux sebagai salah satu lokasi terlarang bagi wisatawan karena kondisi lingkungan di dalamnya sangat rentan terhadap perubahan. Menurut Tatler Asia, aktivitas wisata di masa lalu berdampak pada mikroiklim gua dan menyebabkan masalah seperti pertumbuhan jamur serta kerusakan pada pigmen lukisan.

Pemerintah Prancis akhirnya menutup Gua Lascaux bagi publik pada bulan April 1963. Kementerian Kebudayaan Prancis mencatat bahwa sebelum ditutup, gua tersebut dapat menerima sekitar 1.800 pengunjung setiap harinya.

Aktivitas wisata menyebabkan perubahan kondisi iklim dan kelembaban di dalam gua, sehingga mengancam konservasi lukisan dan ekosistemnya. Oleh karena itu, hingga saat ini gua asli tetap ditutup bagi wisatawan demi tujuan konservasi. Sebagai alternatif, pengunjung dapat melihat replika Lascaux yang dibuat untuk memberikan pengalaman serupa tanpa perlu memasuki gua yang sebenarnya.

                                                                                                                                                    <section id="section-detail-3" class="multi-card " data-page="3" data-page-title="4. Gudang Benih Global Svalbard, Norwegia" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="323148" dtr-ttl="4. Gudang Benih Global Svalbard, Norwegia" onclick="_pt(this)" readability="54.616116116116">
                            <h2 class="fw-bold fs-5">4. Gudang Benih Global Svalbard, Norwegia</h2>
                            <div readability="8">
                                <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/17/gudang-benih-global-svalbard-tempat-terlarang-di-duniafoto-dok-svalbard-global-seed-vault-1786966865037.jpeg?w=700&q=90" alt title/>
                                <p>Di dalam sebuah gunung di Pulau Spitsbergen, Norwegia, terdapat Gudang Benih Global Svalbard yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan benih tanaman pangan dari berbagai bank gen di seluruh dunia. Fasilitas ini dirancang sebagai penyimpanan jangka panjang untuk duplikat koleksi benih agar keragaman tanaman pangan tetap memiliki cadangan jika koleksi asli mengalami kerusakan atau kehilangan.</p>
                            </div>
                            <p>Menurut situs resmi Svalbard Global Seed Vault, hanya personel yang berwenang yang diizinkan memasuki ruang penyimpanan benih. Namun, masyarakat umum tetap dapat mengenal fasilitas tersebut melalui tur virtual yang disediakan secara resmi.</p>
                            <p>Hingga Juni 2026, gudang ini telah menyimpan lebih dari 1,4 juta sampel benih setelah menerima lebih dari 15.000 sampel tambahan dalam deposit bulan Juni 2026. Koleksi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menjaga keragaman tanaman dan mendukung ketahanan pangan dunia dalam jangka panjang.</p>
                            <h2>5. Area 51, Nevada</h2>
                            <table align="center" class="pic_artikel_sisip_table">
Area 51 adalah salah satu lokasi terlarang di dunia karena terkait dengan fasilitas militer dan sejarah pengujian pesawat rahasia Amerika Serikat.
Area 51, lokasi terlarang di dunia/Foto: Unsplash.com/oliverpacas

Area 51 adalah salah satu lokasi terlarang di dunia yang paling sering dikaitkan dengan teori konspirasi. Fasilitas yang terletak di Groom Lake, Nevada, ini memang memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan pengembangan dan pengujian pesawat rahasia.

Menurut CIA, kawasan ini digunakan sebagai tempat pengujian pesawat pengintai U-2 pada tahun 1950-an. Lokasinya dipilih karena terpencil sehingga pengujian pesawat dapat dilakukan dengan tingkat kerahasiaan dan keamanan yang tinggi.

Berbagai cerita tentang UFO dan makhluk luar angkasa kemudian membuat Area 51 semakin terkenal. Namun, keberadaan alien di fasilitas tersebut tidak didukung oleh bukti yang dipublikasikan secara resmi.

CIA justru menjelaskan bahwa sejarah Area 51 berkaitan dengan program pesawat pengintai rahasia seperti U-2 dan A-12 OXCART. Fasilitas tersebut juga berada dalam kawasan Nevada Test and Training Range sehingga aksesnya dibatasi untuk kepentingan keamanan militer.

Mulai dari Pulau North Sentinel hingga Area 51, beberapa lokasi memiliki nilai sejarah, budaya, lingkungan, atau keamanan yang lebih penting untuk dilindungi daripada dibuka untuk kunjungan massal. Jadi, dari kelima lokasi di atas, mana yang membuatmu penasaran, Thecuy?

                <p>(naq/naq)</p>

terimakasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Tinggalkan Balasan