Thecuy.com – Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah menyerahkan 34 kasus penyelenggaraan haji dan umrah kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri guna meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses haji dan umrah serta memberikan perlindungan terbaik bagi para jemaah.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid menyatakan bahwa penyerahan kasus ini merupakan tindak lanjut dari aduan yang memerlukan investigasi dan penanganan hukum lebih mendalam. Menurut Harun, pengawasan tidak berhenti pada penerimaan laporan; hal ini harus diikuti dengan tindakan tegas apabila ditemukan indikasi pelanggaran.
Daftar Kasus yang Diserahkan
Sebanyak 34 kasus yang diserahkan mencakup berbagai kategori penyelenggaraan haji dan umrah, dibagi sebagai berikut:
- 14 kasus berasal dari penyelenggaraan haji khusus, termasuk teradu seperti BL-AHI, DCU, SA-NT, BTI, dan lainnya.
- 19 kasus berasal dari penyelenggaraan umrah dengan teradu antara lain TMT, ESH, DTT, dan lainnya.
- 1 kasus dari kategori haji reguler, yaitu KBIHU (BYAA).
Harun menekankan bahwa penyerahan kasus ke aparat penegak hukum tidak berarti pihak teradu telah terbukti melakukan pelanggaran. Status kasus masih dalam proses penanganan hukum sesuai prosedur dan pembuktian di kepolisian, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Data Laporan dan Pengawasan
Per 18 Agustus 2026, Ditjen Pengendalian PHU mencatat 137 laporan terkait penyelenggaraan haji dan umrah yang masuk dalam register pengelolaan aduan dan kasus. Laporan ini mencakup indikasi pelanggaran yang sedang dalam tahap pengawasan, klarifikasi, pemeriksaan, pendalaman, hingga penanganan bersama aparat penegak hukum.
Angka ini menjadi peringatan bagi seluruh penyelenggara untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kualitas layanan. Harun mengingatkan bahwa menjaga kepercayaan jemaah memerlukan layanan yang transparan, dana yang aman, informasi yang jelas, dan tanggung jawab yang tegas.
Penguatan Ekosistem Penyelenggaraan Haji dan Umrah
Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan bersama seluruh pemangku kepentingan. Hanya penyelenggara yang tertib dan berintegritas yang akan didorong untuk berkembang, sementara dugaan pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengawasan dilakukan secara berjenjang, mulai dari penerimaan aduan, klarifikasi, pemeriksaan, hingga penanganan bersama aparat penegak hukum apabila diperlukan. Upaya ini bertujuan untuk membangun ekosistem haji dan umrah yang sehat dan dapat dipercaya oleh seluruh jemaah.
Dengan langkah-langkah ini, Kemenhaj berupaya melindungi hak-hak jemaah dan memastikan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah berjalan sesuai aturan, aman, dan berkualitas.
Baca juga Berita lainnya di News Page
Thank you for visiting thecuy. 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].