
TASIKMALAYA, Thecuy.com – Kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan Tata Hendro (45) di Kampung Ciaren, RT 10 RW 10, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, terus bergulir.
Terduga pelaku, Edwin Ramdani Sanusi, kini menjalani proses pemeriksaan di Mapolres Tasikmalaya Kota.
Kuasa hukum terduga pelaku, Windi Harisandi, mengatakan pihaknya saat ini fokus mendampingi kliennya selama proses pemeriksaan oleh kepolisian.
Diky Candra Apresiasi Dukungan Porseni dan Sertifikasi Madrasah di Kota Tasikmalaya; Pancasila Diperkuat di Sekolah Tasikmalaya, Anak-anak Diingatkan Tak Larut dalam Distorsi Informasi Digital
Menurut Windi, terduga pelaku sebenarnya sempat berniat menyerahkan diri setelah kejadian.
Namun, sebelum niat tersebut terlaksana, polisi lebih dulu mengamankannya.
“Untuk saat ini terduga pelaku tadinya mau menyerahkan diri setelah kejadian, tapi keburu ada orang Polsek yang mengamankan,” ujar Windi kepada Radar, Rabu sore (19/8/2026).
Windi menegaskan, pihak kuasa hukum akan terus mendampingi terduga pelaku selama menjalani pemeriksaan.
“Untuk kami sebagai pihak kuasa hukum akan mendampingi proses pemeriksaan terduga pelaku tersebut,” katanya.
Terkait kronologi lengkap kejadian, Windi belum memberikan penjelasan secara rinci.
Ia mengatakan, keluarga terduga pelaku akan datang untuk memberikan keterangan mengenai rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.
“Nanti ada orang tuanya yang akan ke sini (Mapolres,Red) yang menjelaskan. Nanti orang tuanya akan datang ke sini untuk menjelaskan kronologis yang sebenarnya seperti apa,” tuturnya.
Windi memastikan, untuk sementara proses hukum masih berjalan dengan pendampingan dari tim kuasa hukum.
“Betul, betul, masih dalam pendampingan,” singkatnya.
Batas Tanah Diduga Jadi Pemicu, Polisi Dalami Kasus Pembunuhan di Karangjaya Tasikmalaya; Kebun Singkong Jadi TKP Maut di Tasikmalaya, Pria Meninggal Dibacok Tetangga karena Batas Tanah
Sementara itu, polisi sebelumnya mengembangkan dugaan bahwa persoalan batas tanah menjadi pemicu konflik yang kemudian berujung maut.
Kapolsek Karangjaya Polres Tasikmalaya Kota Iptu Saptaji mengatakan, dugaan tersebut diperoleh dari informasi yang berkembang di lapangan.
Namun, polisi belum menyimpulkan motif secara final karena masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku maupun saksi-saksi.
“Informasi yang dikembangkan di lapangan mah batas tanah. Tapi belum detail, hanya sebatas informasi saja,” kata Saptaji saat dikonfirmasi, Rabu sore.
Berdasarkan informasi sementara yang diterima polisi, persoalan bermula ketika korban menjual sebidang tanah kepada seseorang.
Tanah tersebut kemudian akan digunakan untuk membangun rumah. Namun, lokasi tanah yang dijual disebut berbatasan dengan tanah milik Sanusi, yang merupakan ayah terduga pelaku.
Explore more news at News Page
Thank you for visiting thecuy . 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].