Thecuy.com – Dalam persidangan kasus penipuan dan penyalahgunaan dana nasabah PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang diselenggarakan di Pengadilan Negeri Depok pada hari Rabu (29/7), mantan Direktur PT DSI, Mery Yuniarni, mengajukan keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum.
Melalui pengacaranya, Abdul Bari Alkatiri, Mery meminta agar tanggung jawab hukum dalam perkara ini disesuaikan dengan wewenang, jabatan, dan waktu terjadinya setiap peristiwa yang dipersengketakan. Ia menegaskan bahwa perkara yang sedang disidangkan terjadi setelah ia tidak lagi menjabat sebagai Direktur.
Also read:
Eksepsi Berdasarkan Masa Jabatan
Mery menegaskan bahwa selama masa jabatannya belum ada aktivitas pemberi dana (lender), penerima dana (borrower), pengumpulan dana, maupun penyaluran pembiayaan yang kini menjadi inti perkara. Menurutnya, seluruh kegiatan operasional yang dipersengketakan tersebut baru berjalan setelah ia mengundurkan diri dari posisi Direksi.
“Ketika saya masih menjabat, belum ada lender, borrower, penghimpunan dana, maupun penyaluran pembiayaan. Kegiatan yang sekarang dipersengketakan belum berlangsung pada masa jabatan saya,” ujar Mery dalam catatan keberatannya yang dibacakan.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa kegiatan kampanye internal yang menjadi bagian dari masalah tersebut dijalankan setelah ia tidak lagi berada dalam struktur Direksi. Mery menegaskan bahwa ia tidak pernah diberi tahu, diminta persetujuan, atau terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Permintaan Pemeriksaan Dokumen Perusahaan
Untuk memperkuat dalilnya, Mery meminta Majelis Hakim membuka seluruh dokumen perusahaan terkait operasional PT DSI. Dokumen yang diminta meliputi:
- Dokumen yang mencatat perubahan personil manajemen
- Data pemberi dana awal
- Data peminjam dana awal
- Pengumpulan dana awal
- Penyaluran pembiayaan awal
- Risalah rapat direksi
- Komunikasi internal perusahaan
- Data pihak yang memiliki wewenang mengakses rekening perusahaan
Dengan membandingkan tanggal pengunduran dirinya dengan tanggal masuknya pemberi dan penerima dana pertama serta aktivitas penghimpunan dan pencairan dana, Mery yakin dapat dibuktikan siapa yang memiliki kewenangan dan kendali sebenarnya atas kegiatan tersebut.
Peran Pihak Terkait
Mery juga menyinggung nama Taufiq Aljufri yang menurutnya perlu memberikan penjelasan mengenai kepemimpinan dan pengendalian PT DSI selama periode penghimpunan dan pencairan dana berlangsung. Ia menekankan perlunya klarifikasi mengenai:
- Kapan para pemberi dana dan peminjam dana mulai terlibat
- Siapa yang memerintahkan pengumpulan dan pencairan dana
- Cara pelaksanaan kegiatan kampanye internal
- Siapa yang mengendalikan perusahaan pada masa itu
Dukungan Terhadap Kepentingan Lender
Mery menegaskan bahwa keberatan yang diajukan bukan bertujuan untuk mengesampingkan hak para pemberi dana. Sebaliknya, ia mendukung agar seluruh fakta terbuka demi kepastian hukum bagi para pemberi dana yang berhak mendapatkan kembali dananya.
“Para pemberi dana berhak memperoleh kembali dananya. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa siapa yang memimpin PT DSI ketika pemberi dana mulai masuk, siapa yang memilih peminjam, siapa yang menguasai rekening, dan siapa yang memerintahkan pencairan dana,” ujarnya.
Read also:
Ia juga menyatakan tidak pernah memberikan persetujuan terhadap kegiatan yang merugikan pemberi dana dan jika kegiatan tersebut dijalankan tanpa sepengetahuannya, maka kepercayaan dan reputasinya telah disalahgunakan.
Proses Persidangan
Di akhir catatan keberatan, Mery menyatakan komitmennya untuk menghormati proses persidangan dan menyerahkan penilaian terhadap alat bukti kepada Majelis Hakim. Ia berharap persidangan dapat berjalan secara jujur dan objektif sesuai dengan fakta yang ada.
Baca juga berita lainnya di Halaman Berita
Terima kasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].