Perahu nelayan terbalik dihantam gelombang besar, perairan Pangandaran kondisi kurang bersahabat.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

PANGANDARAN, Thecuy.com – Gelombang buruk mengancam keselamatan nelayan. Sebuah perahu mengalami kecelakaan di laut akibat dihantam ombak besar pada Senin (27/7/2026).

Menurut tim penyelamat Baracuda Pangandaran, seorang nelayan berhasil selamat setelah kapalnya tenggelam saat melewati zona pelawangan. Korban dikenal sebagai Yadi Gunawan (44), residents of Parapat RT 95/RW 07, Desa Pangandaran. Vessel used was named Mina Ciamis.

Semua awak kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa.

Wali Kota Tasikmalaya menegaskan penghentian usulan pembentukan satuan tugas untuk menertibkan parkir. Tugas tersebut sudah menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan. Terkait kerjasama parkir, mantan Kepala Dishub Kota Tasikmalaya mengatakan: Inovasi harus memberikan hasil yang lebih baik.

Ketua Relawan SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, menyatakan kejadian ini kemungkinan besar disebabkan oleh buruknya cuaca di sekitar perairan Pangandaran. “Semua orang harus berhati-hati, sebab di pintu masuk Pelabuhan Perikanan Cikidang juga terjadi gelombang tinggi disertai kabut pekat,” ujarnya kepada Radar pada Senin (27/7/2026).

Keadaan gelombang besar yang disertai kabut tebal mengurangi jarak pandang nelayan saat mencari ikan. “Oleh karena itu, bahaya kecelakaan meningkat ketika berada di laut, baik saat keluar maupun masuk pelabuhan,” katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan data dari BMKG, kondisi laut juga menunjukkan gelombang berkekuatan sedang yang memiliki potensi yang harus diwaspadai oleh dunia pelayaran.

“Maka dari itu, para nelayan di wilayah kami diminta untuk selalu waspada saat beraktivitas di laut,” ujarnya.

Menurutnya, kapal yang tenggelam mengalami kerusakan parah. “Bodi kapal dan mesinnya juga hancur,” ujarnya. (Deni Nurdiansah)

Baca berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan