
TASIKMALAYA, Thecuy.com – Monumen Koperasi di Jalan Mohammad Hatta, Kota Tasikmalaya, kembali menarik perhatian.
Bukan hanya karena menjadi lokasi Gerakan Jumat Bersih untuk Indonesia Asri pada Jumat (17/7/2026), tetapi juga sebagai pengingat bahwa situs bersejarah tidak akan cukup hanya dengan berdiri kokoh tanpa perhatian dan perawatan.
Acara yang diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama sejumlah komunitas olahraga dimulai dengan senam bersama, lalu dilanjutkan dengan membersihkan area sekitar Tugu Koperasi.
Pemimpin agama mendesak pengesahan segera peraturan daerah untuk melarang LGBT; DPRD Kota Tasikmalaya menyiapkan rekomendasi untuk Peraturan Wali Kota; Kader Posyandu Cigeureung diperkuat untuk mencegah diabetes pada anak; model Inkola mengandalkan pendidikan dari komunitas.
Acara ini menggabungkan upaya menjaga kebugaran dengan meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan.
Waktu tersebut dipilih bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional.
Kota Tasikmalaya memiliki catatan sejarah penting dalam koperasi Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan Kongres Koperasi Indonesia.
Oleh karena itu, keberadaan Monumen Koperasi dianggap tidak hanya sebagai penanda masa lalu, tetapi sebagai simbol sejarah yang layak dirawat dan direvitalisasi.
Di tengah perkembangan pembangunan kota, keberadaan situs bersejarah seringkali terabaikan.
Pada akhirnya, monumen yang bersih dan terawat tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga mencerminkan penghargaan terhadap perjalanan sejarah daerah tersebut.
Gerakan Jumat Bersih juga menjadi wujud nyata dari dua program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya, yaitu Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat) yang mendorong gaya hidup aktif melalui kegiatan fisik, dan Tasik Resik yang mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Melalui acara ini, pegawai negeri dan masyarakat diajak melihat langsung kondisi Monumen Koperasi yang masih memerlukan perhatian lebih.
UMB membersihkan sampah di Dadaha, Kota Tasikmalaya, sebagai aksi nyata kampus untuk lingkungan; pemeriksaan kesehatan yang tidak selalu terjangkau mendorong Partai Demokrat Kota Tasikmalaya untuk mengadakan bakti sosial EKG dan donor darah gratis.
Harapannya, kepedulian terhadap kebersihan dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian warisan sejarah agar tidak hanya menjadi bangunan yang dikenang, tetapi juga dirawat.
“Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap Gerakan Jumat Bersih terus menjadi budaya bersama,” ujar Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.
Karena itu, kota yang sehat tidak hanya diukur dari aktivitas fisik warganya, tetapi juga dari kemampuannya untuk menjaga lingkungan dan merawat sejarah agar tidak terkikis oleh waktu. (rezza rizaldi)
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].