SertifikasiHalal Wajib Jadi Standar di Tasikmalaya untuk Produk UMKM dan Dapur MBG

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Di Tasikmalaya, pemerintah kabupaten menyatakan dedikasi mendukung pembangunan ekosistem halal yang kompetitif melalui kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Komitmen ini diluncurkan dalam kegiatan Koordinasi Pembangunan Ekosistem HalalWilayah Jawa Barat yang digelar di Aula Wiradadaha Bappelitbangda, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, Drs H Roni Akhmad Sahroni MM, yang menerima kunjungan kerja BPJPH sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan halal. Penguatan ini diyakini penting untuk meningkatkan kualitas produk masyarakat serta memperluas daya saing usaha di tingkat regional dan nasional.

Di samping hadir Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Jawa Barat, serta kepala SKPD dan pemerintah lokal, dilengkapi pimpinan lembaga dan perbankan. Penyertifikat halal diyakini sebagai instrumen penting untuk memberikan jaminan keamanan produk, khususnya bagi masyarakat.

Dr H Faisal Soeparianto MSi, Kepala Dinas Penanaman Modal, menekankan bahwa semua produk, baik makanan maupun lainnya, harus memiliki sertifikat halal. Pemerintah Tasikmalaya terus mendorong pelaku usaha, termasuk dapur MBG, untuk memenuhi standar sertifikasi.

“Saya mengajukan tiga hal: NIB, PIRT, dan halal. Supaya produk menjadi aman bagi warga,” ujar Faisal. Di samping halal, legalitas dan keamanan usaha juga diperhatikan. Pelaku usaha diajak memenuhi perizinan seperti NIB dan PIRT.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk universitas dan asosiasi. Kinerja sertifikasi halal diharapkan mendorong perkembangan bisnis lokal.

Sertifikasi halal tidak hanya menjamin keamanan, tetapi juga memberikan akses ke pasar yang lebih luas. Usaha yang beradaptasi dengan standar ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.

Pengembangan ekosistem halal di Tasikmalaya menjadi model untuk daerah lain. Kolaborasi antar pemerintah dan lembaga menjadi kunci keberhasilan.

Dengan pendekatan ini, Tasikmalaya berpotensi menjadi pusat halal yang kompetitif. Upaya ini memicu inovasi dan meningkatkan kompetisi bisnis di bidang halal.

Sertifikasi halal harus menjadi prioritas bagi semua usaha. Semakin banyak yang menerapkannya, semakin besar keuntungan bagi masyarakat dan ekonomi lokal.

Setiap usaha harus memahami pentingnya sertifikasi halal. Ini bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga untuk berkembang pesat di pasar nasional dan internasional.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan