Di Kabupaten Lebak, tepatnya di Kampung Pasir Rangdu, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, terjadi kebakaran yang menewaskan ribuan ternak. Kebakaran itu meliputi dua kandang hewan ternak, dan akibatnya sekitar 8.500 ekor ayam terbakar hingga mati. Informasi ini dikonfirmasi oleh Komandan Regu Damkar Lebak, Nana Sumarna, melalui keterangan tertulis yang diterima pada Senin (8/9/2025).
Kebakaran tersebut terjadi pada dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB. Api mulai merebak dari atap kandang, lalu cepat sekali menyebar ke kandang yang berada di sebelahnya. Kandang yang terbuat dari bahan mudah terbakar justru mempercepat penyebaran api ke kandang sekitar.
Tim Damkar Lebak segera bergegas menuju lokasi untuk memadamkan api. Mereka tiba di tempat kejadian sekitar pukul 05.00 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Usaha mereka berhasil, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB.
Sebenarnya, banyak faktor yang bisa menyebabkan kebakaran, salah satunya adalah korsleting listrik pada instalasi lampu penerangan di kandang. Akibat kebakaran ini, pemilik kandang mengalami kerugian yang besar, yakni sekitar Rp 400 juta.
Kebakaran ternak bukan hanya menyebabkan kerugian finansial, tetapi juga dampak lingkungan dan kesehatan. Asap dan debu yang dihasilkan dapat merusak kualitas udara dan menjadi bahaya bagi kesehatan hewan dan manusia di sekitarnya. Hal ini mengingatkan kita tentang pentingnya pemeliharaan instalasi listrik dan penggunaan bahan bangunan yang lebih aman dalam penanganan ternak.
Kebakaran ini juga menyadarkan kita bahwa pelestarian hewan ternak harus dijaga dengan baik. Tidak hanya sekedar menanggung kerugian finansial, tetapi juga dampak sosial dan lingkungan yang bisa timbul. Dengan peningkatan kesadaran dan pengawasan yang lebih ketat, insiden seperti ini dapat dicegah di masa depan.
Setiap kebakaran ternak adalah pelajaran berharga. Mari kita semakin berhati-hati dalam mengelola instalasi listrik dan memastikan kebersihan kandang untuk mencegah bencana yang serupa. Keselamatan dan kelestarian hewan ternak harus menjadi prioritas utama agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar lagi.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.