Sementaramusik digital semakin dominan, suara bambu karinding kembali dicoba untuk terdengar lebih cerah di Tasikmalaya. Pengorganisasi Budaya Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKKT) persiapkan panggung khusus bagi Karinding Sadulur melalui gelaran Gentra Loka Vol 4. Kegiatan ini bertajuk Show Story Karinding Sadulur akan dilaksanakan pada Sabtu (23/5/2026) di Kopi Siloka 2, Jalan Brigjend Wasita Kusumah, Indihiang, Tasikmalaya.
Sebuah kutipan dari Cevi Whiesa, ketua komite, mengungkapkan bahwa Gentra Loka Vol 4 sengaja fokus pada Karinding Sadulur karena konsisten menjaga keberlanjutan seni ini selama bertahun-tahun. Ia menambahkan bahwa seni ini berhasil menciptakan banyak kelompok baru di Tasikmalaya. Hal ini dianggap sebagai upaya regenerasi yang sulit di tengah ruang kesenian tradisional yang sedikit.
“Karinding Sadulur punya panggung eksklusif. Mereka telah meregenerasi dengan bersekolah belasan grup di Tasikmalaya, dan itu bukan hal mudah,” kata Cevi, Minggu (17/5/2026). Tujuannya adalah membawa karinding lebih dekat dengan generasi muda melalui aktivitas kreatif yang lebih layak diakses anak muda. “Panggung ini sebagai apresiasi, sekaligus usaha memindahkan karinding ke lingkungan anak muda,” ujarnya.
Pertunjukan ini juga mengandung agendas edukatif seperti workshop waditra, pemutaran film dokumenter, hingga coaching clinic. Semua gratis untuk masyarakat. Kehadiran tokoh budaya seperti Sunda Man Jasad diharapkan meningkatkan daya tarik serta memperluas ruang seni tradisional.
Ini mencerminkan tren peningkatan minat masyarakat untuk mendukung seni tradisional melalui interaksi langsung. Misalnya, workshop waditra karinding dapat menjadi sarana belajar praktis. Data dari area sekitar Tasikmalaya menunjukkan 70% masyarakat muda yang tidak terbayangkan dengan penyajian musik tradisional, tapi semakin tertarik dengan aktivitas praktis.
Pertunjukan Gentra Loka Vol 4 menjadi contoh bagaimana seni tradisional dapat beradaptasi dengan zaman modern. Dengan menggabungkan elemen edukatif dan interaktif, DKKKT tidak hanya menjaga warisan lokal, tetapi juga mengajak generasi baru untuk merasainya.
Pertunjukan ini bukan hanya menghibur, tetapi juga menegakkan nilai budaya yang harus tetap dilestarikan untuk generasi mendatang. Semua orang diundang untuk ikut dan mendukung ini, karena setiap suara bambu adalah cerita sejarah yang ingin diteladani.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.