Karate Tasik Open 2026 di Panggung Mencari, Atlet Berprestasi Dikaji

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Turnamen Karate Tasik Open 2026 di GOR Sukapura Tasikmalaya, yang digelar pada 16-17 Mei 2026, tidak hanya menghadapi kompetisi medali. Acara ini menjadi wawasan baru bagi atlet muda yang tidak memiliki wadah kompetisi karena penutupan ajang O2SN.

Yuki Wahyuki, Kepala FORKI Kota Tasikmalaya, mengungkapkan ini sebagai seri pertama yang dimasukkan ke kalender tahunan. Targetnya di tahun depan adalah dua ajang terbuka. “Kami berharap ini menjadi awal membangun reguleritas karate di kota ini,” ia ujar.

Sebelum turnamen ini, banyak atlet muda kehilangan peluang persaingan setelah O2SN dihapus. Dengan itu, FORKI menyiapkan turnamen antarpelajar terbuka untuk mewujudkan langkah ini. Diklaim, 395 peserta dari berbagai daerah dan sekolah karate ikut, dengan 433 kelas persaingan dibagi menjadi prestasi dan festival pemula.

Sekelas yang ikut adalah Inkai, Inkanas, Inkado, Keshinkan, BKC, dan Budokai. Atmosfer kompetisi di GOR Sukapura penuh keunikan, bukan hanya untuk adu teknik, tetapi juga menjadi ruang harapan baru bagi pendukung karate Tasikmalaya.

Penghargaan seperti medali, juara umum, piala bergilir, hingga best of the best disiapkan. Semuanya dipertandingkan kembali untuk mencari juara terbaik. Hari pertama fokus pada kategori prestasi, sementara hari kedua khusus untuk festival pemula.

FORKI berharap ini menjadi awal untuk memproses regenerasi atlet karate, sehingga bisa bersaing di tingkat lebih tinggi. Di tengah perkembangan olahraga modern, karate di Tasikmalaya tetap menekankan pembinaan, yang menjadi strategi utama untuk membangun kompetisi di masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan