RSUD Pandega Pangandaran Menggalakkan Pencegahan Osteoporosis untuk Menjaga Kualitas Hidup di Masa Tua

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

PANGANDARAN, Thecuy.com – Osteoporosis sering muncul tanpa banyak tanda. Kehilangan kepadatan tulang bisa terjadi secara diam-diam, bahkan tanpa gejala yang berarti.

Banyak orang baru menyadari kondisi tersebut setelah mengalami patah tulang, meskipun hanya akibat cedera ringan.

Hal ini menjadi perhatian RSUD Pandega Pangandaran. Masyarakat diingatkan untuk lebih peduli terhadap kesehatan tulang, terutama saat memasuki usia lanjut.

Penanganan genangan di Kota Tasikmalaya masih terkendala persoalan wewenang, perlu kerja sama Sungai Ciloa dan Cikalang; genangan di kota ini tak hanya karena hujan, sampah dan kabel utilitas menghambat saluran.

Sebab, risiko osteoporosis biasanya meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada perempuan setelah menopause.

Direktur RSUD Pandega Pangandaran dr Hj Titi Sutiamah menjelaskan, terdapat sejumlah tanda yang patut diwaspadai.

Di antaranya patah tulang akibat benturan atau cedera ringan, tinggi badan yang semakin berkurang, postur tubuh mulai membungkuk, dan nyeri tulang yang dirasakan secara merata.

Selain itu, osteoporosis juga dapat diketahui melalui gambaran radiologi tertentu saat seseorang menjalani pemeriksaan medis.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, tulang yang kehilangan kepadatan akan lebih rentan mengalami keretakan maupun patah tulang.

Namun, proses penurunan kepadatan tulang sering kali tidak disadari sejak awal.

Karena itu, RSUD Pandega Pangandaran membagikan sejumlah langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tulang. Salah satunya dengan mencukupi kebutuhan kalsium melalui konsumsi makanan bergizi.

Sebelas titik genangan di Kota Tasikmalaya mulai berkurang, pembersihan saluran menjadi kunciRumah layak huni tidak cukup kokoh, septic tank menjadi perhatian Pemkot Tasikmalaya

“Memenuhi kebutuhan kalsium melalui konsumsi makanan bergizi, seperti susu, ikan, tahu, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Kalsium merupakan mineral penting untuk menjaga kekuatan dan kepadatan tulang,” ujarnya belum lama ini.

Selain kalsium, kebutuhan vitamin D juga perlu diperhatikan. Nutrisi ini membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal.

Memenuhinya bisa dilakukan melalui konsumsi makanan yang mengandung vitamin D serta paparan sinar matahari secara aman.

Langkah berikutnya adalah membiasakan tubuh tetap aktif. Olahraga secara teratur, seperti berjalan kaki, berlari, atau latihan angkat beban sesuai kemampuan, dapat membantu mempertahankan kekuatan tulang dan otot.

Upaya tersebut penting dilakukan sejak dini. Karena menjaga kesehatan tulang bukan hanya urusan mereka yang sudah lanjut usia. Kebiasaan hidup sehat perlu dibangun sebelum tulang mulai kehilangan kekuatannya.

RSUD Pandega Pangandaran juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai terjadi patah tulang untuk memeriksakan kondisi kesehatan.

Check out other news on the News Page

Thank you for visiting thecuy . 🙂

Tinggalkan komentar