Masalah kenakalan remaja mengintai, Polres Pangandaran memperingatkan siswa tentang bahaya pergaulan bebas.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

PANGANDARAN, Thecuy.com – Perkelahian antar kelompok, balapan liar, penyalahgunaan narkoba, dan perundungan siber masih menjadi ancaman yang perlu diwaspadai oleh para pelajar.

Di tengah banjir informasi dan pergaulan, siswa tidak hanya perlu kecerdasan akademik, tapi juga kendali diri dan keberanian untuk menolak ajakan buruk.

Pesan tersebut disampaikan oleh Wakapolres Pangandaran, Kompol Glatiko Nagiewanto, dalam kegiatan sosialisasi dan pembinaan melalui program Polisi Peduli Pendidikan di SMKN 1 Pangandaran, Senin (19/10/2026).

290 atlet dari 18 kota dan kabupaten memperebutkan tiket prestasi di GOR Susi Susanti; PBSI Jabar menargetkan kejuaraan nasional, sementara Sinergi Foundation mengajak publik mengubah solidaritas Palestina menjadi aksi nyata.

Dalam acara tersebut, Polres Pangandaran menekankan pentingnya kedisiplinan, pembentukan karakter, dan pencegahan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

Upaya ini merupakan bagian dari dorongan untuk menciptakan suasana pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Glatiko mengingatkan para siswa untuk tidak terjerumus dalam pergaulan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Perilaku yang harus dihindari meliputi perkelahian antar kelompok, balapan liar, pemerasan, perjudian, penyalahgunaan narkoba, hingga tindakan yang berujung pada pelanggaran hukum.

“Para siswa harus aktif melindungi diri dari pergaulan bebas yang merugikan,” katanya.

Tidak hanya di lingkungan pertemanan, kewaspadaan juga diperlukan saat beraktivitas di media sosial.

Pelajar diimbau untuk tidak menyebarkan informasi palsu atau hoaks, ujaran kebencian, dan melakukan perundungan daring.

Honda Stylo 160 menyasar gaya hidup komunitas, dengan riding yang kini berpadu musik dan fashion; Musim hujan segera tiba, Pupuk Kujang menyiapkan 98 ribu ton pupuk subsidi di Jabar.

Mereka juga diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di dunia maya.

Sebab, jejak digital tidak selalu hilang saat unggahan dihapus. Perilaku di dunia maya dapat berdampak pada kehidupan sosial dan masa depan pelajar.

Di sisi lain, Glatiko mendorong para siswa untuk memanfaatkan masa sekolah untuk mengasah keterampilan, menanamkan kejujuran, dan membangun kedisiplinan sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Lebih baik siswa mengasah keterampilan, kejujuran, dan kedisiplinan sebagai modal utama untuk memasuki dunia kerja,” katanya.

Menurut dia, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Pangandaran dan Indonesia.

Karena itu, prestasi akademik perlu seiring dengan tanggung jawab dan akhlak yang baik.

“Tidak cukup hanya cerdas, kalian juga harus memiliki kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak yang mulia,” tegasnya.

Polres Pangandaran berharap para siswa berani menolak ajakan yang mengarah pada perilaku negatif.

Baca juga berita lainnya di News Page Terima kasih telah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan