3 Kebiasaan Malas yang Mengungkap Kecerdasan Tinggi Berdasarkan Perspektif Psikologi

anindya

By anindya

🌍 Translate this article:

Thecuy, apa yang ada di pikiranmu saat mendengar tentang seseorang dengan  IQ tinggi?  Kamu mungkin membayangkan seseorang yang selalu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, belajar hal baru setiap harinya, memiliki nilai akademis tinggi, dan sebagainya.

Namun, tahukah kamu? Ternyata ada beberapa kebiasaan yang terlihat seperti ‘kemalasan’, namun sebenarnya juga dilakukan oleh mereka yang memiliki IQ tinggi.

Melansir dari Cottonwood Psychology, para psikolog menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi sering kali bekerja dengan cara yang lebih lambat dan tidak terlalu mencolok. Dari luar, hal ini bisa terlihat seperti orang tersebut terlihat kurang berusaha. Padahal, banyak proses yang sedang berlangsung dalam hal tersebut, Thecuy.

Lebih lanjut, simak penjelasannya berikut ini, ya!

                                                                                                                                                                                            <section id="section-detail-2" class="multi-card " data-page="2" data-page-title="1. Menunggu Sampai Menit-menit Terakhir untuk Mulai Mengerjakan Sesuatu" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="325127" dtr-ttl="1. Menunggu Sampai Menit-menit Terakhir untuk Mulai Mengerjakan Sesuatu" onclick="_pt(this)" readability="30.530979827089">
                            <h2 class="fw-bold fs-5">1. Menunggu Sampai Menit-menit Terakhir untuk Mulai Mengerjakan Sesuatu</h2>
                            <div readability="7">
                                <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/04/menunda-pekerjaan-kecil-bisa-membuat-tugas-menumpuk-dan-mengganggu-fokus-simak-cara-sederhana-agar-pekerjaan-lebih-teraturfoto-1789013392074_34.jpeg?w=700&q=90" alt="Menunda pekerjaan kecil bisa membuat tugas menumpuk dan mengganggu fokus. Simak cara sederhana agar pekerjaan lebih teratur/Foto: Magnific/benzoix" title="Menunda pekerjaan kecil bisa membuat tugas menumpuk dan mengganggu fokus. Simak cara sederhana agar pekerjaan lebih teratur/Foto: Magnific/benzoix"/>
                                <p>Menunda pekerjaan kecil bisa membuat tugas menumpuk dan mengganggu fokus. Simak cara sederhana agar pekerjaan lebih teratur/Foto: Magnific/benzoix</p>
                            </div>
                            <p>Orang yang mengerjakan sesuatu di menit-menit terakhir mungkin terlihat seperti orang yang malas. Namun, untuk sebagian orang, penundaan tersebut bukan waktu yang kosong.</p>

Otak kita sebenarnya sedang mengumpulkan gagasan di alam bawah sadar, seperti memikirkan sebuah tugas yang harus dikerjakan saat kita sedang mandi, di dalam kereta, atau ketika sedang memasak.

Saat kamu duduk untuk mengerjakannya, kamu sudah tahu sudut pandang atau pendekatan yang akan diambil. Fokus yang intens itu merupakan bentuk kerja mendalam, meskipun munculnya terlambat.

Melansir dari Cottonwood Psychology, penelitian psikologi mengaitkan bentuk-bentuk penundaan tertentu dengan cara kita menetapkan tujuan dan mengelola perhatian.

Sebuah studi mengenai pengelolaan tujuan dan penundaan menunjukkan bahwa sebagian orang menunda tugas bukan karena mereka ceroboh, melainkan karena mereka sedang menyeimbangkan berbagai prioritas yang rumit di dalam pikiran mereka.

Jika kamu sering menghasilkan karya terbaik di bawah tekanan waktu, otak kamu mungkin membutuhkan alasan yang jelas untuk bisa fokus. Orang-orang dengan kecerdasan tinggi terkadang menunggu hingga perasaan itu muncul sebelum mereka benar-benar berkomitmen untuk mengerjakannya.

2. Sering tidur siang

Tidur siang bertujuan untuk mengisi kembali energi yang telah berkurang setelah menjalani aktivitas separuh hari.

Sering tidur siang/ Foto: Magnific.com/Magnific

Thecuy, siapa di antara kamu yang suka tidur siang? Kebiasaan yang satu ini mungkin terlihat malas untuk sebagian orang, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa tidur siang selama 20 hingga 30 menit dapat meningkatkan kewaspadaan, daya ingat, dan kecepatan reaksi.

Melansir dari Psychology Today, ada sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan di Scientific Reports, di mana para peneliti mengkaji hubungan antara fluid intelligence (kemampuan seseorang untuk bernalar dan berpikir secara fleksibel) dengan pola tidur.

Khususnya, sesuatu yang disebut ‘sleep spindle’ saat tidur siang, yakni lonjakan aktivitas otak yang terjadi pada tahap-tahap tidur tertentu yang diyakini berperan dalam konsolidasi ingatan dan proses pembelajaran.

Para peneliti tersebut menemukan adanya hubungan positif antara fluid intelligence dan durasi sleep spindle tersebut. Sederhananya, hal ini berarti individu dengan tingkat kecerdasan lebih tinggi menunjukkan pola tidur yang berkaitan dengan pemrosesan kognitif yang lebih efektif, bahkan saat tidur siang.

3. Memiliki area kerja yang berantakan

Ilustrasi meja kerja berantakan merupakan ciri orang cerdas / Foto: Pexels.com / Cottonbro

Memiliki ruang atau tempat kerja yang berantakan/ Foto: Pexels.com/Cottonbro

Memiliki ruang kerja atau rumah yang berantakan biasanya dianggap sebagai hal ‘buruk’, sehingga seseorang yang selalu membiarkan tempatnya berantakan bisa dengan mudah dinilai memiliki kekurangan. Padahal, kondisi ini justru bermanfaat bagi orang-orang dengan IQ tinggi.

Mereka mampu mengingat letak berbagai barang dan tidak terganggu oleh kekacauan tersebut. Selain itu, seseorang yang bekerja di ruang yang berantakan biasanya cenderung memiliki kemampuan berpikir yang kreatif.

—

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

                <p>(signature)</p>

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Tinggalkan Balasan