Madrasah Siyasah Diperkenalkan sebagai Inisiatif Pendidikan Politik oleh Pemuda Persis Kota Tasikmalaya.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Organisasi Pemuda Persis Kota Tasikmalaya meluncurkan program Madrasah Siyasah, Minggu (27/9/2026), di Hotel City, Kecamatan Cihideung. Program ini bertujuan untuk menyediakan ruang pendidikan politik bagi para pemuda, dengan menggunakan pendekatan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.

Peluncuran Madrasah Siyasah dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pemerintah daerah, anggota DPRD Kota Tasikmalaya dan DPRD Jawa Barat, penyelenggara pemilu, organisasi pemuda (OKP), serta pihak lain. H. Budi Mahmud Saputra, anggota DPRD Jawa Barat, juga memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ketua Pemuda Persis Kota Tasikmalaya, Lhutvi Basyori, menjelaskan bahwa Madrasah Siyasah bukan acara tunggal. Program ini akan diselenggarakan secara rutin dengan mengundang pembicara dari berbagai bidang.

Pengangkatan Dewas RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Masih Disorot, Disebut Abaikan Aturan dan Sarat Kepentingan. Alumni SMAN 1 Cikatomas Tasikmalaya Berkumpul, Percayakan Ajang Ramdani Memimpin IKA SMANCIKA

“Insyaallah akan terus berlanjut. Sesi pertama akan dimulai bulan depan. Pembicaranya berasal dari kalangan pemerintahan, legislatif, eksekutif, penyelenggara pemilu, dan lainnya,” kata Lhutvi.

Menurutnya, Pemuda Persis juga memberikan kesempatan bagi organisasi pemuda lain untuk berpartisipasi dalam program ini. Beberapa di antaranya adalah KNPI dan Karang Taruna.

Tujuan program ini, menurut Lhutvi, adalah untuk meningkatkan pemahaman politik dan mempersiapkan kader pemimpin, baik di lingkungan Persis maupun di masyarakat luas.

“Program ini bertujuan untuk membentuk kader pemimpin dan legislatif yang berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah, agar lebih terarah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Lhutvi menjelaskan bahwa ide Madrasah Siyasah sebenarnya sudah ada sejak tahun lalu, namun baru dapat diwujudkan tahun ini. Kurikulum program telah disusun sebagai panduan untuk pertemuan-pertemuan mendatang.

Program ini juga akan membahas isu-isu terkini yang terjadi di masyarakat, termasuk permasalahan kenakalan remaja dan geng motor yang kini menjadi sorotan.

“Bidang Polhukam telah turun langsung ke lapangan bersama aparat gabungan. Proses perbaikan membutuhkan banyak tahap, salah satunya melalui Madrasah Siyasah, di mana kita membahas berbagai hal secara menyeluruh, termasuk fenomena aktual,” katanya.

Siswa di Tasikmalaya diduga menjadi korban perundungan, dipukul dan ditampar oleh puluhan orang. Digitalisasi parkir tepi jalan di Kota Tasikmalaya terhambat oleh sinyal dan jukir liar.

Lhutvi berharap bahwa semakin banyak kader Persis yang akan berkontribusi di lembaga pemerintahan maupun penyelenggara negara di masa depan.

Baca juga berita lainnya di News Section Terima kasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan