Mencegah Tindakan Kelompok Bermotor, Tim Maung Galunggung Melakukan Patroli di Titik-titik Rawan Kota Tasikmalaya

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Saat sebagian warga Kota Tasikmalaya terlelap, polisi justru menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan gangguan keamanan.

Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota bersama personel gabungan turun hingga dini hari untuk mengantisipasi potensi aksi kelompok bermotor, kerumunan remaja, hingga gangguan ketertiban masyarakat.

Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut berlangsung Minggu (27/9/2026) dini hari.

Kemarau Belum Usai, SDN 2 Kersanagara Kota Tasikmalaya Ajak Siswa Menengadah Lewat Salat IstisqaRoket Indonesia Gandeng Everpro, Layanan Kurir Instan JNE Bidik Penguatan UMKM lewat Teknologi

Patroli ini melibatkan Tim Maung Galunggung, Satuan Lalu Lintas, Satuan Reskrim dan Satuan Intelkam Polres Tasikmalaya Kota.

Patroli dipimpin Pamapta 3 Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Febby Adtianuari bersama Katim Maung Galunggung Aiptu Bambang Irawan.

Sejumlah titik menjadi sasaran pemantauan, terutama lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja maupun aktivitas kelompok bermotor pada malam hingga dini hari.

Petugas menyisir Jalan Baru Lingkar Utara hingga Simpang Empat Lanud serta Jalan Gubernur Sewaka, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Pamapta 3 Polres Tasikmalaya Kota Ipda Febby Adtianuari menerangkan, patroli dilakukan sejak malam hingga dini hari sebagai langkah pencegahan sekaligus menindaklanjuti informasi yang diterima kepolisian dari masyarakat.

“Patroli KRYD ini kami laksanakan mulai malam hingga dini hari,” terang Febby kepada wartawan.

Menurutnya, kepolisian juga menerima sejumlah informasi melalui admin Maung Galunggung mengenai aktivitas yang dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

Truk Pengangkut Bondek Tabrak Warung di Tasikmalaya, Kernet Terpental ke SungaiSurveyor Finance di Tasikmalaya Divonis 3 Tahun Penjara, Manipulasi Data 15 Kredit Motor Rugikan Rp367 Juta

“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat maupun atensi pimpinan terkait sejumlah lokasi yang perlu mendapatkan pemantauan,” ujarnya.

Dalam penyisiran tersebut, petugas mendapati sejumlah remaja yang masih nongkrong hingga larut malam.

Bukannya langsung berujung penindakan hukum, polisi memilih memberikan imbauan dan pembinaan secara humanis.

Setelah mendapatkan edukasi, para remaja tersebut diminta kembali ke rumah masing-masing.

Langkah tersebut menjadi upaya preventif agar kebiasaan nongkrong hingga larut malam tidak berkembang menjadi aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain mengantisipasi kelompok bermotor, patroli juga menyasar aspek keamanan lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Kehadiran polisi di jam rawan itu menjadi salah satu cara untuk mempersempit ruang bagi berbagai potensi gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan