Petugas survei keuangan di Tasikmalaya dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena memanipulasi data kredit motor sebanyak 15 unit, yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp367 juta.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Pengadilan Negeri Tasikmalaya menjatuhkan vonis 3 tahun kurungan kepada Moh Rizwan Faturrahman, mantan surveyor PT Summit Oto Finance (SOF) Cabang Tasikmalaya.

Rizwan dinyatakan terbukti bersalah atas manipulasi data calon peminjam yang melibatkan 15 pengajuan kredit sepeda motor. Perkara tersebut terdaftar dengan nomor 170/Pid.Sus/2026/PN Tsm.

Putusan dibacakan oleh hakim di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri Tasikmalaya, pada hari Jumat (26/9/2026). Pengadilan dipimpin oleh Ranto Indra Karta SH MH, dengan anggota Arief Hadi Saputra SH MH dan Noema Dia Anggraini SH.

Pembunuhan Pria Bertato di Ciawi Tasikmalaya, Kapolres: Ketiganya saling kenal dan dipukul pakai gitarPembangunan Kota Tasikmalaya 2025 Capai 907 Paket, Viman Ingatkan Manfaat dan Pemeliharaan

Selain hukuman penjara, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp55 juta. Denda tersebut harus dilunasi dalam waktu satu bulan dan dapat dicicil.

Jika denda tidak dibayarkan, aset terdakwa dapat dilelang untuk melunasi pembayaran denda. Jika aset tidak cukup, hukuman denda tersebut akan diganti dengan hukuman penjara selama 51 hari.

Setelah mendengar putusan, Rizwan menyatakan masih akan mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan banding.

Kasus ini bermula ketika Rizwan bekerja sebagai surveyor di PT Summit Oto Finance Cabang Tasikmalaya sejak September 2023.

Dalam kasus ini, jaksa menjelaskan bahwa Rizwan bersama Ripaldi Adriansyah, yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO), menjalankan skema pengajuan kredit menggunakan nama orang lain.

Ripaldi disebut mencari orang yang bersedia meminjamkan identitas mereka untuk pengajuan kredit sepeda motor.

Mereka kemudian dijanjikan imbalan, sementara unit motor yang telah dicairkan diserahkan kembali kepada Ripaldi untuk dijual.

Rizwan, berdasarkan uraian perkara, menerima data calon peminjam dari Ripaldi.

Tiga Terduga Rekan Jenazah Pria Bertato Ciawi Dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota3 Rekan Pria Bertato yang Jenazahnya Tergeletak di Emperan Toko Ciawi Tasikmalaya Diamankan

Data tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sistem perusahaan, meskipun sebagian informasi hasil survei tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Setidaknya terdapat 15 calon peminjam yang datanya diproses dalam skema tersebut. Rizwan juga disebut memberikan rekomendasi layak terhadap pengajuan kredit tersebut sehingga proses persetujuan dapat berlanjut.

Dalam praktiknya, masalah bukan hanya angka di layar sistem. Saat dilakukan pengecekan lapangan terhadap salah satu peminjam, Gina Rosdiana, ditemukan bahwa identitasnya digunakan untuk pengajuan kredit.

Gina disebut mengaku menjual identitasnya atas perintah Ripaldi dan dijanjikan uang Rp1 juta, tetapi baru menerima Rp200 ribu. Ia juga disebut tidak pernah mengeluarkan uang untuk uang muka maupun cicilan kendaraan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan