Rumah potong ayam di Purbaratu Tasikmalaya dirampok, menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp70 juta.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Rumah Potong Ayam (RPA) di kawasan Babakan Nanggerang, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, diserbu maling.

Berbagai mesin dan peralatan produksi hilang, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.

Kejadian pencurian berat (curat) tersebut diketahui pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penyelidikan tempat kejadian perkara (TKP).

RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Masuk dalam rencana renovasi Kementerian Kesehatan, tidak hanya gedung yang diperbaiki. Kasus TB tinggi menyerang usia produktif, Pemerintah Kota Tasikmalaya perkuat pelacakan terintegrasi.

Kepala Bagian Operasional Polresta Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan laporan polisi, RPA tersebut adalah milik Hendi Suhendi.

Tempat usaha tersebut diketahui sudah tidak beroperasi selama sekitar enam bulan dan tidak ada penjaga.

Kejadian terungkap setelah pemilik meminta salah satu karyawannya, Warjono, untuk memeriksa kondisi RPA.

“Karena, pemilik disebut sudah sekitar tiga pekan tidak melakukan pemeriksaan ke lokasi,” kata Jonih saat melakukan penyelidikan TKP, Selasa (22/9/2026).

Saat melakukan pemeriksaan, saksi menemukan beberapa barang dan mesin di dalam RPA sudah tidak ada. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada pemilik melalui telepon.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga pelaku masuk ke dalam RPA dengan cara merobohkan atau membongkar bagian tembok belakang bangunan.

Kondisi RPA yang telah lama tidak beroperasi dan tidak ada penjaga membuat lokasi tersebut relatif sepi.

HMI Tasikmalaya memiliki nahkoda baru, Ahmad Riza Hidayat mendorong rekonsiliasi pasca konfercab; Dua medali internasional menjadi hadiah ulang tahun ke-70 SMAN 1 Tasikmalaya.

Sementara itu, pintu gerbang RPA terkunci dengan gembok dan tidak dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.

Peralatan yang dilaporkan hilang antara lain satu unit dinamo mesin pencabut bulu, satu unit dinamo mesin marinasi, satu set mesin pemotong daging, satu unit kompor pembakar, satu unit pengatur kecepatan dinamo, satu unit mesin pengatur suhu, satu set mesin pendingin kulkas, serta tiga unit kipas exhaust.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang diperkirakan sekitar Rp70 juta.

Polisi telah menerima laporan, melakukan pemeriksaan dan penyelidikan TKP serta meminta keterangan beberapa saksi. Kasus tersebut selanjutnya akan ditangani untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa bangunan usaha yang telah lama tidak beroperasi tetap menjadi sasaran empuk jika dibiarkan tanpa penjagaan dan pengawasan.

Dalam kasus ini, CCTV juga tidak “menjadi saksi” karena tidak terpasang di lokasi. (rezza rizaldi)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan