Tak Perlu Maraton! Resident Evil (2026) Hadir dengan Cerita Baru yang Berdiri Sendiri

Saskia Puti

By Saskia Puti

🌍 Translate this article:

Tidak perlu maraton! Resident Evil (2026) menyajikan cerita baru yang mandiri

Resident Evil (2026) adalah film arahan Zach Cregger yang menghadirkan kisah asli tanpa keterikatan dengan film-film RE sebelumnya.

Film Resident Evil (2026) karya Zach Cregger mengusung gaya yang cukup berbeda dari adaptasi sebelumnya. Film ini menyajikan pandangan baru tentang makhluk yang terinfeksi dan mengambil latar waktu yang tidak terhubung dengan cerita yang sudah dikenal dari game.

Bryan (Austin Abrams) menjadi tokoh utama dalam kisah yang benar-benar baru. Karakter dan konflik yang ia hadapi diciptakan khusus untuk film ini, bukan sekadar adaptasi langsung dari game.

Tidak Perlu Maraton Film atau Main Game Resident Evil

Resident Evil (2026)
Resident Evil (2026)/Sony Pictures

Resident Evil (2026) adalah cerita baru yang mandiri. Dengan kata lain, kamu tidak perlu menonton serangkaian film Resident Evil sebelumnya sebelum menontonnya di bioskop.

Kamu tidak perlu menonton film-film sebelumnya yang dibintangi Milla Jovovich dan disutradarai oleh Paul W. S. Anderson. Resident Evil: Welcome to Raccoon City (2021) juga tidak wajib ditonton. Begitu pula dengan serial Resident Evil yang dirilis Netflix pada tahun 2022.

Film terbaru ini dirancang agar dapat dinikmati tanpa perlu mengetahui kisah-kisah sebelumnya dari Resident Evil. Jadi, jika kamu hanya tahu nama Resident Evil tetapi belum pernah memainkan game atau menonton filmnya, kamu tetap bisa mengikuti petualangan Bryan.

Meskipun film tetap membawa penonton ke Raccoon City dan sekitarnya saat terjadi bencana, Resident Evil (2026) tidak hanya mengulangi peristiwa yang sudah pernah diceritakan dalam game.

Dengan pendekatan ini, penonton tidak perlu menghafal sejarah Umbrella Corporation, mengenal semua karakter dari game, atau memahami detail cerita dari adaptasi sebelumnya untuk dapat mengikuti film ini.

Bahkan penggemar lama Resident Evil masih memiliki alasan untuk tetap waspada. Zach Cregger menyajikan interpretasi unik mengenai infeksi, monster, dan cara teror berkembang dalam cerita ini.

Zombie Menjadi Lebih Berbahaya dan Agresif

Sony Pictures Entertainment/YouTube

Salah satu perbedaan yang paling mencolok terlihat pada makhluk yang terinfeksi. Film ini tidak hanya menampilkan gambaran zombie klasik yang biasanya bergerak lambat dan mudah diprediksi.

Para Infected digambarkan lebih agresif dan mampu bergerak cepat. Perubahan ini menjadikan setiap pertemuan dengan mereka terasa lebih berbahaya karena gerakan mereka sulit diprediksi.

Infeksi ini tidak hanya mengubah perilaku, tetapi juga menyebabkan mutasi tubuh yang sangat ekstrem.

Salah satu mutasi yang paling mencolok adalah perubahan pada anggota tubuh korban. Bagian tubuh tertentu dapat berkembang menjadi semacam tentakel hidup yang terus bergerak dan memanjang.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Resident Evil (2026) tidak hanya menghadirkan cerita baru, tetapi juga berusaha memberikan tampilan baru pada horor biologis yang menjadi ciri khas waralaba ini.

Ikuti TheCuy — di mana saja

Tetap dapatkan update terbaru di mana pun kamu berselancar.

Tinggalkan Balasan