Usia 20-an seharusnya menjadi saat untuk mengeksplorasi banyak hal dan merancang masa depan. Akan tetapi, stres yang dialami generasi Z sering kali muncul karena mereka harus memikirkan banyak hal sejak usia sangat dini.
Bayangkan, baru lulus kuliah tapi sudah memikirkan cicilan, tabungan pensiun, karier, bahkan kemungkinan pekerjaan digantikan oleh AI. Jika kamu merasa semuanya datang bersamaan, Thecuy, ternyata kamu tidak sendirian dalam menghadapi tekanan tersebut.
Dilansir dari Bolde, ini beberapa tekanan yang membuat generasi Z stres di usia 20-an!
<section id="section-detail-2" class="multi-card " data-page="2" data-page-title="Baru Mulai Karier, Sudah Memikirkan Pensiun" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="323634" dtr-ttl="Baru Mulai Karier, Sudah Memikirkan Pensiun" onclick="_pt(this)" readability="15">
<h2 class="fw-bold fs-5">Memulai Karier, Sudah Harus Pikirkan Masa Pensiun</h2>
<div readability="7">
<img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/28/memikirkan-dana-pensiunfoto-magnific-1787910470088.jpeg?w=700&q=90" alt title/>
<p>Memikirkan Dana Pensiun/Foto: Magnific</p>
</div>
<p>Bayangkan usia 22 tahun, baru mendapat pekerjaan pertama, tapi sudah harus memikirkan dana pensiun. Banyak saran bermunculan, seperti membuka rekening pensiun dan segera mulai berinvestasi.</p>
Masalahnya, generasi muda juga mendengar bahwa jaminan sosial di masa depan belum tentu aman seperti sebelumnya. Oleh karena itu, tanggung jawab untuk mempersiapkan masa tua terasa sepenuhnya berada di tangan mereka.
Tidak heran kalau stres yang dialami generasi Z bukan hanya soal kebutuhan hari ini. Mereka juga harus memikirkan cara agar kehidupan mereka tetap aman selama puluhan tahun ke depan.
Khawatir Pekerjaan Akan Digantikan oleh AI
Takut Pekerjaan Hilang Karena AI/Foto: Magnific
Generasi Z memasuki dunia kerja ketika AI berkembang sangat pesat dan mampu mengerjakan berbagai tugas yang biasanya dilakukan manusia. Menulis, mendesain, menulis kode, hingga menganalisis data kini dapat dibantu oleh teknologi.
Hal yang membuatnya melelahkan bukan hanya rasa takut kehilangan satu pekerjaan. Mereka juga harus bertanya-tanya apakah keterampilan yang mereka pelajari saat ini masih relevan dalam lima tahun ke depan.
Berbeda dengan generasi sebelumnya, ketidakpastian karier muncul sejak awal perjalanan profesional mereka. Oleh karena itu, wajar kalau kamu sesekali bertanya, “Jika pekerjaanku berubah, aku harus mulai dari mana?”
Perlu Mengendalikan Kesehatan Mental Setiap Hari
Harus Mengelola Kesehatan Mental Tiap Hari/Foto: Magnific
Sekitar 42% generasi Z di Amerika Serikat menjalani terapi, dan angka tersebut disebut meningkat lebih dari seperlima sejak tahun 2022. Selain itu, 40% pekerja dari generasi Z melaporkan merasa cemas atau depresi beberapa kali dalam seminggu.
Generasi ini juga lebih terbuka dalam membicarakan kondisi mental mereka dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, keterbukaan ini berarti mereka juga harus aktif mengelola tekanan yang dirasakan setiap hari.
Jadi, membicarakan kesehatan mental bukan berarti generasi Z lebih lemah. Sebaliknya, mereka memiliki kesadaran untuk mengenali masalah sebelum berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius.
Harga Rumah Terasa Makin Tak Terjangkau
Harga Rumah Terus Naik/Foto: Magnific
Dulu, membeli rumah sering dianggap sebagai langkah alami setelah seseorang mulai bekerja. Namun, situasi sekarang terasa berbeda bagi generasi muda yang baru memulai karier dan penghasilan.
Pada tahun 1991, usia median pembeli rumah pertama adalah 28 tahun. Sementara itu, pada tahun 2025, angka tersebut meningkat menjadi 40 tahun, menurut National Association of Realtors.
Bagi generasi Z, masalahnya bukan ketidakminatan untuk membeli rumah. Mereka melihat harga rumah sejak usia 20-an dan menyadari bahwa penghasilan awal mungkin belum cukup untuk mengejar harga tersebut.
Stres yang dialami generasi Z di usia 20-an memang cukup kompleks karena banyak tekanan muncul bersamaan. Utang pendidikan, ketidakpastian karier, kesehatan mental, dan biaya perumahan semuanya saling terkait.
Jadi, Thecuy, jika usia 20-an terasa seperti harus mengejar banyak hal sekaligus, jangan langsung merasa kamu tertinggal, ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikut berbagai acara online dan offline yang seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan maupun laki-laki, dan kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
<p>(naq/naq)</p>
terimakasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah penulis di thecuy.com, sebuah website yang berfokus membagikan tips keuangan, investasi, dan cara mengelola uang dengan bijak, khususnya untuk pemula yang ingin belajar dari nol.
Melalui thecuy.com, saya ingin membantu pembaca memahami dunia finansial tanpa ribet, dengan bahasa yang sederhana.