
CIAMIS, Thecuy.com – Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis mencatat sedikitnya 53 agenda upacara ritual adat dan seni budaya yang digelar masyarakat sepanjang 2026. Beragam kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat identitas kebudayaan daerah.
Kepala Disbudpora Kabupaten Ciamis Dian Budiyana mengatakan, pihaknya mengapresiasi berbagai gerakan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang secara mandiri di tengah masyarakat. Karena itu, Disbudpora melakukan pendataan terhadap agenda ritual adat dan seni budaya yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kegiatan tersebut antara lain Ngikis, Nyangku, Festival Layang Lakbok, Nyiar Lumar, Festival Kopi Rajadesa, Galuh Ethnic Carnival, Merlawu, Misalin, Nelesan, Nyuguh, Jamasan dan berbagai tradisi lainnya.
Demokrat Kabupaten Tasikmalaya meluncurkan sebuah program di Sukarame, menggelar lomba rakyat untuk memeriahkan kemerdekaan, dan sembilan atlet dari Pasundan Muaythai Academy Tasikmalaya berhasil membawa pulang 9 medali dari kejuaraan nasional di Bekasi.
“Kita ada 53 agenda rutin, mulai dari kegiatan ritual, adat, atau budaya selama setahun, di mulai sebelum puasa, setelah puasa, bulan Maulid Nabi, hingga Desember ini,” katanya kepada wartawan saat hadir pada Tradisi Merlawu di Situs Gandoang Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Jumat (28/8/2026) kemarin.
Menurut Dian, keberlangsungan berbagai tradisi tersebut tidak semata-mata karena program pemerintah. Sebagian besar kegiatan lahir dari inisiatif masyarakat dan terus dipertahankan sebagai bentuk pelestarian tradisi leluhur.
“Semua kegiatan ini sebagai gerakan kebudayaan, karena kegiatan dilakukan oleh masyarakat yang timbul inisiatif sendiri dan berlangsung terus menerus untuk melestarikan budaya tradisi leluhur,” tambahnya.
Dian berharap konsistensi masyarakat dalam menjaga berbagai tradisi tersebut dapat menjadi sarana untuk mempertahankan nilai sejarah dan kearifan lokal Tatar Galuh. Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, berbagai ritual adat juga menjadi wujud syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Melalui kegiatan upacara ritual adat atau kebudayaan yang konsistensi dilakukan setiap tahun, saya berharap warisan sejarah dan kearifan lokal Tatar Galuh Ciamis tetap terjaga serta menjadi pilar penguat identitas kebudayaan daerah,” jelasnya.
Memasuki bulan Maulid Nabi atau Rabiul Awal, sejumlah tradisi budaya kembali dilaksanakan di berbagai wilayah Tatar Galuh Ciamis. Di antaranya Tradisi Merlawu di Situs Gandoang Desa Wanasigra, Jamasan di Keraton Selagangga, serta Upacara Nyangku di Panjalu yang rencananya digelar dalam waktu dekat.
Baca juga Berita lainnya di News Page Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].