Thecuy.com, Solo – Perselisihan antara kubu Paku Buwono (PB) XIV Purbaya dan Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo terkait penguasaan gamelan Sekaten berdampak langsung pada jalannya upacara adat Sekaten yang menyambut Maulud. Akibatnya, tradisi warisan leluhur ini tidak bisa menampilkan gamelan pusaka dalam ritualnya.
Konflik atas Penguasaan Gamelan Sekaten
Perselisihan ini melibatkan tiga set gamelan pusaka penting: Kyai Guntur Madu, Kyai Guntur Sari, dan Monggang Ageng. Kubu PB XIV Purbaya menuduh LDA Keraton Solo telah mengambil alih, mencuri, atau menyembunyikan alat-alat musik tersebut. Tuduhan ini berujung pada laporan ke kepolisian Solo yang diajukan oleh PB XIV Purbaya setelah somasi sebelumnya tidak mendapat balasan.
GKR Panembahan Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, selaku pemimpin Sasana Wilapa PB XIV Purbaya, menyatakan bahwa masalah ini menghambat jalannya upacara adat yang seharusnya menyertakan gamelan Sekaten.
Bantahan dari LDA Keraton Solo
LDA Keraton Solo menolak tuduhan pencurian dan pengambilalihan gamelan Sekaten secara sepihak. Ketua LDA, GRAy Koes Moertiyah yang akrab dipanggil Gusti Moeng, menjelaskan bahwa pemindahan gamelan dilakukan untuk menyelamatkan alat musik tersebut dari bangunan penyimpanan yang kondisinya dinilai berbahaya.
Gusti Moeng menambahkan bahwa gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari sudah dipindahkan ke Sasana Handrawina sebagai langkah awal revitalisasi tempat penyimpanan yang wajib mengikuti peraturan perundang‑undangan, sehingga prosesnya tertunda dan harus melalui tender.
Kontroversi Pemindahan Tanpa Izin
Menurut PB XIV Purbaya, pemindahan gamelan dilakukan tanpa izin dari Sinuhun, penguasa Keraton Surakarta. Tempat penyimpanan lama merupakan lokasi resmi pusaka, sehingga perpindahan tersebut seharusnya mendapat persetujuan dari otoritas keraton.
GKR Panembahan Timoer menyayangkan ketidakhadiran izin tersebut dan menyatakan bahwa somasi telah dikirim sebagai upaya untuk menyelesaikan perselisihan.
Peran Gamelan Sekaten dalam Tradisi Keraton Solo
Gamelan Sekaten memainkan peran penting dalam upacara adat Sekaten, yaitu perayaan menyambut Maulud Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini berupa arak‑arak gamelan pusaka dari kompleks Keraton Solo menuju Masjid Agung Solo, dikawal oleh ratusan abdi dalem dan anggota keluarga keraton.
Sesampainya di Masjid Agung, gamelan tersebut diletakkan dan dibunyikan sebagai tanda dimulainya serangkaian perayaan yang berlangsung khidmat dan menjadi bagian penting dari warisan budaya Keraton Solo.
Efek Perselisihan terhadap Tradisi Budaya
Perselisihan ini membuat upacara Sekaten tahun ini berlangsung tanpa dentuman suara gamelan pusaka, sehingga menggangu kelangsungan tradisi yang sudah lama ada. Selain itu, perselisihan yang meluas hingga ke jalur hukum menimbulkan kekhawatiran tentang perlindungan benda pusaka dan kelangsungan budaya Keraton Solo.
Kondisi ini membutuhkan penyelesaian yang menghormati nilai sejarah dan budaya sekaligus menjaga keharmonisan di lingkungan Keraton Solo dan masyarakat sekitarnya.
Baca juga Berita lainnya di News Page
Terima kasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].