
PANGANDARAN, Thecuy.com – Upaya mengatasi kekeringan di Kabupaten Pangandaran masih terkendala oleh kurangnya armada untuk mendistribusikan air ke setiap kecamatan. Secara ideal, diperlukan 10 armada yang siaga untuk proses distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, menyatakan bahwa penyediaan air bersih di Pangandaran setidaknya membutuhkan 10 unit kendaraan.
“Secara ideal, diperlukan 10 unit mobil pengangkut air agar layanan dapat menjangkau wilayah terdampak dengan lebih cepat dan merata,” ujarnya kepada Radar pada Jumat (21/8/2026).
Rekayasa Lalu Lintas Kelewat Batas! Penutupan Jalan Dadaha Tasikmalaya Membuat Mobilitas Warga TerbatasTidak Hanya Bermodal Tiup Peluit, Juru Parkir Digital Kota Tasikmalaya Jauh Lebih Baik dari Jukir Ilegal
Dia mengatakan, pemerintah telah membagi wilayah penanganan di antara Tagana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.
Tagana menangani distribusi air bersih di Kecamatan Cimerak, Cijulang, Cigugur, Parigi, dan Sidamulih. Sementara itu, BPBD menangani wilayah Kecamatan Kalipucang, Padaherang, dan Mangunjaya. Khusus untuk Padaherang dan Mangunjaya, distribusi juga didukung oleh BBWS Citanduy.
“Dalam penanganan kekeringan, BPBD telah membagi wilayah. Tagana mencakup Cimerak, Cijulang, Cigugur, Parigi, dan Sidamulih,” katanya.
Menurutnya, dukungan dari BBWS Citanduy juga terbatas karena wilayah kerjanya tidak hanya mencakup Kabupaten Pangandaran, tetapi juga daerah lain termasuk Jawa Tengah.
“BBWS tidak fokus hanya di wilayah kita, tetapi juga di wilayah Jawa Tengah karena itu termasuk wilayah kerja mereka. Jadi, distribusi air bersih masih membutuhkan banyak dukungan,” katanya.
Menurutnya, masalah utama saat ini adalah keterbatasan armada. Permintaan air bersih yang terus meningkat tidak mungkin dapat dipenuhi hanya dengan dua atau tiga unit mobil tangki.
Namun, BPBD Pangandaran telah melakukan distribusi air bersih selama berbulan-bulan. Namun, armada yang terbatas membuat layanan belum mampu mengimbangi luasnya wilayah yang terdampak kekeringan.(Deni Nurdiansah)
Baca juga Berita lainnya di News Page
Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].