
PANGANDARAN, Thecuy.com – Sebanyak 7.973 warga di Kabupaten Pangandaran mengalami krisis air bersih di musim kemarau ini. Untuk membantu mereka, Satuan Tanggap Bencana (Tagana) meminta perhatian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Ketua Tagana Pangandaran mengatakan, berdasarkan data yang disampaikan ke kementerian Sosial RI, ada 7.973 jiwa atau 2.681 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak kekeringan. Kekeringan yang menyebabkan krisis air bersih, ternyata sudah terjadi sejak bulan Mei lalu dan terus meluas.
Ia mengatakan, ada 22 desa dan 9 dari 10 kecamatan yang terdampak kekeringan, serta mengalami krisis air bersih. Sehingga perlu diberi bantuan.
Truk LPG Kecelakaan di Pangandaran! Gas Melon Bertebaran di Jalan, Sopir Meninggal DuniaMantan Wali Kota Tasikmalaya Angkat Bicara Soal Potensi PAD! Pendapatan Parkir Dadaha Bisa 500 Juta
Tercatat ada 2.561 penduduk di Kecamatan Cimerak, yang mengalami krisis air bersih. Mereka tersebar di 7 desa. Kemudian di Kecamatan Cijulang ada 1.197 penduduk yang tersebar di 3 desa, mengalami krisis air bersih. Kecamatan Parigi sebanyak 1.708 jiwa di 3 desa.
Lalu di Kecamatan Cigugur sebanyak 94 penduduk dan hanya di 1 desa. Kecamatan Sidamulih sebanyak 574 penduduk di 1 desa. Kecamatan Pangandaran 786 penduduk di dua desa.
“Sementara di Kecamatan Kalipucang sebanyak 2.231 penduduk dari 3 desa, lalu Padaherang sebanyak 225 penduduk hanya di satu desa, kemudian di Mangunjaya sebanyak 97 penduduk di 1 desa,” ungkapnya belum lama ini.
Nana mengatakan pihaknya telah melaksanakan verifikasi dan validasi data korban kekeringan dan kebutuhan mendesak dalam bencana kekeringan.
“Bantuan diberikan dari kemensos seperti tandon air sebanyak 6 unit untuk penampungan air dan mensterilisasi bantuan air yang diterima warga terdampak, juga bantuan armada truk tangki air sebanyak 1 Unit guna menunjang percepatan pemenuhan air bersih bagi warga,” jelasnya.
Bantuan air bersih yang sudah didistribusikan pada hari Sabtu sebanyak 60 ribu liter, Kecamatan Cimerak sebanyak 15 ribu liter, Kecamatan Cijulang 5 ribu liter, Kecamatan Cigugur 20 ribu liter dan Sidamulih 10 ribu liter. (Deni Nurdiansah)
Baca juga Berita lainnya di News Page
Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].