Hal Penting Ini Sebaiknya Tidak Hanya Disimpan di Perangkat Seluler

anindya

By anindya

🌍 Translate this article:

Ponsel sudah seperti lemari digital pribadi di zaman sekarang. Foto liburan, video keluarga, dokumen kerja, catatan rekening, sampai berbagai password bisa tersimpan di satu perangkat yang hampir selalu kita bawa ke mana-mana. Oleh sebab itu, ada beberapa hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel.

Agar tidak panik ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, coba mulai cek kembali data di ponsel hari ini. Seperti yang telah dilansir dari Earth’s Attraction, beberapa hal penting berikut sebaiknya punya salinan atau tempat penyimpanan alternatif sehingga kita tetap bisa mengaksesnya ketika ponsel sedang bermasalah.

1. Foto dan Video Berharga

Foto dan video berharga adalah hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel agar kenangan tidak hilang ketika perangkat rusak atau hilang.
Foto dan video berharga, hal penting yang tidak hanya disimpan di ponsel/ Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Foto keluarga, video ulang tahun, dokumentasi perjalanan, foto orang tersayang, sampai rekaman kecil yang kelihatannya sepele bisa menjadi sangat berharga beberapa tahun kemudian. Masalahnya, kita sering merasa aman karena semuanya masih ada di galeri ponsel.

Ketika ponsel jatuh dan rusak, terkena air, hilang saat bepergian, atau mengalami masalah sistem yang membuat data tidak bisa diakses, foto-foto dan video berharga pun akan lenyap. Karena itu, disarankan untuk punya setidaknya satu backup tambahan. Kita bisa memanfaatkan penyimpanan Cloud atau memindahkan file secara berkala ke laptop, komputer, atau hard disk eksternal.

                                                                                                                                                                                            <section id="section-detail-2" class="multi-card " data-page="2" data-page-title="2. Kata Sandi, Kode PIN, dan Kode Pemulihan" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="322836" dtr-ttl="2. Kata Sandi, Kode PIN, dan Kode Pemulihan" onclick="_pt(this)" readability="29.210477941176">
                            <h2 class="fw-bold fs-5">2. Kata Sandi, Kode PIN, dan Kode Pemulihan</h2>
                            <div readability="8">
                                <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/09/kata-sandi-hal-penting-yang-tidak-hanya-disimpan-di-ponselfoto-pexelscomjakub-zerdzicki-1786350091740.jpeg?w=700&q=90" alt title/>
                                <p>Kata sandi, hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel/ Foto: Pexels.com/Jakub Zerdzicki</p>
                            </div>
                            <p>Jika semua kata sandi dan kode pemulihan hanya bisa diakses melalui ponsel, proses untuk mengambil kembali akun yang hilang bisa menjadi jauh lebih merepotkan. Kita bisa menggunakan password manager terpercaya dan memastikan informasi pemulihan tersimpan dengan aman.</p>

Untuk akun yang sangat penting, pastikan email pemulihan atau nomor telepon pemulihan masih aktif. Kode pemulihan juga sebaiknya disimpan di tempat aman yang tidak bergantung pada satu perangkat saja. Jadi, jika suatu hari ponsel bermasalah, kita masih punya cara untuk masuk kembali ke akun.

3. Dokumen yang Penting untuk Disimpan

Dokumen penting perlu disimpan dengan aman agar tetap bisa diakses saat ponsel bermasalah.
Dokumen penting, hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel/ Foto: Magnific.com/pressfoto

Sekarang banyak dokumen tersedia dalam bentuk digital. Memang praktis, tetapi jangan simpan semua salinannya hanya di galeri atau folder ponsel.

Jika perangkat tiba-tiba mati atau hilang, kita bisa kehilangan akses saat dokumen dibutuhkan. Untuk dokumen yang benar-benar penting, sebaiknya buat beberapa salinan. File digital bisa disimpan di layanan Cloud yang aman dan di komputer pribadi.

Untuk beberapa dokumen, kita juga bisa memiliki salinan fisik yang disimpan di tempat aman. Namun, hati-hati ketika menyimpan dokumen yang mengandung data pribadi. Jangan asal mengunggah foto identitas ke berbagai layanan atau mengirimkannya melalui aplikasi yang tidak jelas keamanannya.

                                                                                                                                                    <section id="section-detail-3" class="multi-card " data-page="3" data-page-title="4. Informasi Kesehatan yang Penting" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="322836" dtr-ttl="4. Informasi Kesehatan yang Penting" onclick="_pt(this)" readability="45.021335440537">
                            <h2 class="fw-bold fs-5">4. Informasi Kesehatan yang Penting</h2>
                            <div readability="8">
                                <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/09/informasi-medis-hal-penting-yang-tidak-hanya-disimpan-di-ponselfoto-magnificcomjannoon028-1786350092062.jpeg?w=700&q=90" alt title/>
                                <p>Informasi kesehatan, hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel/ Foto: Magnific.com/jannoon028</p>
                            </div>
                            <p>Informasi seperti alergi obat, golongan darah, obat yang sedang dikonsumsi, atau riwayat kesehatan tertentu bisa berguna bagi orang lain atau tenaga medis jika suatu hari kita mengalami hal yang tidak diinginkan. Kita tetap bisa menyimpan informasi tersebut di ponsel. Namun, untuk hal penting yang berkaitan dengan kesehatan, sebaiknya orang terdekat juga mengetahui informasi yang relevan dan diperlukan dalam keadaan darurat.</p>

Yang perlu diperhatikan adalah jangan menyimpan atau membagikan informasi kesehatan secara sembarangan. Pilih informasi yang benar-benar dibutuhkan untuk keadaan darurat dan simpan di tempat yang aman. Tujuannya adalah untuk memastikan informasi krusial tetap tersedia ketika kita mungkin tidak bisa menjelaskannya sendiri.

5. Kontak Penting saat Keadaan Darurat

Simpan nomor orang terdekat di lokasi alternatif agar tetap dapat dihubungi ketika ponsel hilang, rusak, atau tidak bisa digunakan.
Kontak darurat, hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel/ Foto: Magnific.com/rawpixel.com

Hampir semua kontak tersimpan otomatis di ponsel. Namun, ketika ponsel hilang atau tidak bisa menyala, kita bisa tiba-tiba kebingungan mencari nomor orang yang paling ingin dihubungi.

Sebelum hal itu terjadi, pilih beberapa kontak yang benar-benar penting dan pastikan kita memiliki salinannya di luar ponsel. Misalnya, nomor anggota keluarga terdekat, pasangan, teman yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat, atau orang yang perlu diberi tahu jika terjadi sesuatu.

Jika memungkinkan, hafalkan setidaknya satu atau dua nomor yang paling penting. Metode ini mungkin terasa kuno di era digital, tetapi bisa sangat berguna ketika teknologi sedang tidak dapat diandalkan.

Kerusakan perangkat atau kehilangan ponsel bisa terjadi tanpa peringatan. Oleh karena itu, luangkan waktu beberapa menit untuk membuat salinan dan pastikan kita tahu cara mengaksesnya jika ponsel bermasalah sewaktu-waktu.

***

Ingin menjadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikut berbagai acara online dan offline menarik yang diselenggarakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan maupun laki-laki, dan kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Ayo bergabung ke Buzznesia Community. Cara bergabung: DAFTAR DI SINI!

                <p>(naq/naq)</p>

Terima kasih telah mengunjungi thecuy. 🙂

Tinggalkan Balasan