Warga Ciherang Tasikmalaya yang mengalami kekeringan sumur akhirnya menerima bantuan air bersih, yang membawa kegembiraan bagi mereka.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com — Setelah dua bulan tidak turun hujan, air bersih menjadi barang langka bagi warga Kampung Ciakar, Kelurahan Ciherang dan Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum. Cuaca yang terus-menerus kering membuat sumur penduduk tidak bisa lagi diandalkan.

Di permukiman tersebut, sedikitnya 231 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak dan membutuhkan pasokan air bersih. Mereka pun menyambut baik kedatangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya yang memberikan bantuan air bersih.

Tokoh masyarakat setempat, Ade Tahyan Alimudin, mengatakan kekeringan sudah berlangsung lama.

Penyebaran HIV/AIDS di Tasikmalaya masih dikendalikan oleh kelompok LGBT! Dari 808 LSL yang diperiksa, ditemukan 40 orang positif RAJA PLT!

“Sudah lama, sudah tidak ada hujan selama dua bulan. Sudah tidak ada sumur lagi,” kata Ade.

Kalimat sederhana itu menggambarkan kondisi warga yang harus bertahan hidup saat hujan tidak kunjung tiba dan sumber air semakin terbatas.

Bagi warga, bantuan air bersih bukan hanya sekedar bantuan dalam bentuk air. Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang membuat masyarakat merasa tidak sendirian menghadapi musim kemarau.

Menurut Ade, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat. Ia berharap penyaluran air bersih dapat dilakukan secara bertahap selama kekeringan masih berlangsung.

“Mudah-mudahan bertahap dari BAZNAS, pemerintah, PMI dan pihak lainnya,” ujarnya.

Ade menilai kepedulian yang diberikan berbagai pihak sebagai bentuk nyata gotong royong. Saat sumber air warga mulai mengering, perhatian dari pihak lain menjadi penopang bagi masyarakat untuk melewati masa sulit tersebut.

“Semoga sinergi dan kepedulian ini membawa berkah dan dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” tuturnya.

Perwakilan BAZNAS Kota Tasikmalaya dari Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Muhammad Fityatul Haq, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.

Setoran tidak sesuai target, petugas parkir di Tasikmalaya menunggak pembayaran retribusiAPBD Tasikmalaya: banyak pos pengeluaran tidak efisien!

“Sinergi antara BAZNAS dan BPBD dalam menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Kampung Ciakar, Kelurahan Ciherang dan Kelurahan Ciakar Kota Tasikmalaya merupakan wujud nyata dari kebaikan yang diamanahkan,” katanya.

Menurutnya, air yang disalurkan kepada warga merupakan bagian dari manfaat zakat dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui para muzaki. (Ujang Nandar)

Baca juga berita lainnya di News Page. Terima kasih telah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan