Sosok Korban Mutilasi di Depok di Mata Tetangga Aktif di Lingkungan RT

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Thecuy.com, Depok – Kunaefi (51), korban mutilasi yang jasadnya ditemukan dalam keadaan terpotong-potong di Lapangan Kavling Depkes, Pancoran Mas, dikenal sebagai warga yang aktif di lingkungan RT tempat tinggalnya. Edy Supriyana, Ketua RT setempat, menyatakan bahwa korban tidak memiliki masalah dengan warga sekitar dan sering terlibat dalam kegiatan lingkungan seperti kerja bakti.

Beberapa bulan terakhir, Kunaefi diketahui tidak aktif bekerja sebagai salesman dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia juga rutin mengajak anak-anaknya untuk salat berjemaah di masjid pada waktu-waktu tertentu seperti Maghrib, Isya, dan Subuh.

Kehidupan dan Pekerjaan Korban

Kunaefi pernah bekerja di berbagai tempat, termasuk sebagai kontraktor di Palu. Pekerjaan terakhirnya adalah sebagai agen penjualan produk penjernih air. Tugasnya termasuk menawarkan produk dengan membawa brosur kepada calon pembeli.

Kronologi Kejadian

Korban dilaporkan hilang sejak Rabu, 23 Juli 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Laporan kehilangan dibuat keesokan harinya oleh istri korban dengan bantuan warga setempat. Terakhir kali Kunaefi terlihat meninggalkan rumah ditemani Satpam dan seseorang bernama Edward di pos depan RT.

Berdasarkan keterangan keluarga, pada saat itu korban berniat pergi ke Bojong Gede untuk menemui sepupunya sambil membawa tas berisi brosur produk yang akan dipasarkan. Namun sejak hari itu, keberadaan Kunaefi tidak diketahui hingga penemuan jasadnya dalam kondisi termutilasi.

Penanganan Kasus oleh Polda Metro Jaya

Polisi telah menetapkan Saepullah (26) sebagai tersangka pembunuhan berencana dan mutilasi terhadap Kunaefi. Diduga motif pembunuhan adalah untuk menguasai sepeda motor dan barang milik korban. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, penyidik membawa tersangka ke lokasi pembuangan potongan kaki korban di Kali Licin, Pitara, Pancoran Mas, Depok.

Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama anjing pelacak K-9 menyisir aliran sungai berdasarkan pengakuan tersangka, namun hingga kini dua potongan kaki korban belum ditemukan.

Peran Lingkungan dan Pentingnya Kesadaran Keamanan

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keamanan lingkungan. Aktivitas aktif korban dalam lingkungan RT menunjukkan pentingnya solidaritas dan perhatian antarwarga dalam mencegah kejahatan serta membantu penanganannya.

Kejadian ini juga menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara warga dan aparat keamanan saat terjadi hal mencurigakan atau kehilangan anggota keluarga agar penanganan dapat dilakukan secara efektif dan segera.

Baca juga Berita lainnya di News Page

terimakasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Tinggalkan Balasan