Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kritikan PDI‑P harus berlandaskan argumen yang kuat
Thecuy.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI‑P), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa kritikan yang dilontarkan partainya kepada pemerintah harus dibangun atas dasar argumen kuat yang berkaitan dengan kebijakan publik, bukan serangan pribadi terhadap seseorang. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Diskusi Ruang Serial 7 bertema “Masa Depan NU: Sinergitas Pemikiran Nasionalis dan Agama”, yang diselenggarakan oleh Yayasan Talibuana Nusantara di Jakarta Selatan pada hari Jumat, 24 Juli 2026.
Hasto memperingatkan agar kritik politik tidak berubah menjadi serangan personal yang dilakukan melalui buzzer. Ia menegaskan bahwa kritikan dari PDI‑P merupakan bagian dari fungsi penyeimbang dalam sistem demokrasi Indonesia, yang bertujuan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan mengawasi kebijakan pemerintah secara konstruktif.
Posisi PDI‑P sebagai partai penyeimbang dalam demokrasi
Menurut Hasto, peran PDI‑P sebagai partai penyeimbang dalam sistem pemerintahan Indonesia sangat vital. Ia merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa PDI‑P memiliki hati yang sama dengan pemerintah. Hasto menjelaskan bahwa hal ini mencerminkan nilai patriotisme partai, baik yang berada di dalam pemerintahan maupun yang bertugas sebagai pengimbang di luar pemerintah.
“Dalam sistem ketatanegaraan kita, baik yang berada di dalam pemerintahan maupun yang bertugas sebagai penyeimbang di luar pemerintahan, terdapat nilai-nilai patriotisme bagi bangsa dan negara,” kata Hasto di Kantor DPP PDI‑P, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Minggu, 26 Juli 2026.
Respons terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto
Pernyataan Hasto muncul sebagai respons terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah sidang gabungan, di mana Prabowo mengapresiasi fungsi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang. Prabowo menganggap bahwa perbedaan dalam pilihan politik tidak seharusnya dianggap sebagai permusuhan permanen dan menekankan pentingnya dinamika politik yang memungkinkan kerjasama untuk kembali meskipun sebelumnya mereka berseberangan.
Prabowo secara khusus menyebutkan bahwa PDI‑P memiliki cita-cita yang sejalan dengan pemerintah, terutama dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945. “PDI‑P juga hatinya juga sebetulnya sama dengan kita. Benar, coba cek. Gali hatinya, sebetulnya sama,” ujarnya saat menghadiri Puncak Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta Convention Center, Kamis, 23 Juli 2026.
Kritik politik yang didasarkan pada argumentasi dan aspirasi rakyat
Hasto menegaskan kembali bahwa kritikan yang disampaikan oleh PDI‑P selalu didasarkan pada argumen yang kuat dan aspirasi masyarakat. Sebagai contoh, ia memberikan kritik yang disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI‑P, yang berfokus pada kebijakan, bukan pada serangan pribadi terhadap individu.
“Jangan menjadi buzzer yang kemudian mendiskreditkan orang per orang. Kritikan harus didasarkan pada kebijakan dan mencerminkan aspirasi rakyat,” concluded Hasto.
Analisis dan dampak kritik politik yang konstruktif
Kritik yang didasarkan pada argumentasi yang kuat dan mencerminkan aspirasi rakyat memainkan peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel. Dengan mengarahkan kritikan pada ranah kebijakan, PDI‑P berusaha memperkuat fungsi kontrol sosial tanpa menimbulkan konflik personal yang dapat merusak suasana politik.
Sikap ini juga mencerminkan kematangan politik PDI‑P sebagai partai besar yang mengutamakan dialog dan sinergi dalam keragaman pandangan, selaras dengan nilai-nilai demokrasi dan patriotisme yang dijunjung oleh para pendiri bangsa.
Kesimpulan
Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kritikan PDI‑P terhadap pemerintah harus berlandaskan pada argumentasi yang kuat dan aspirasi masyarakat, bukan serangan personal atau tindakan buzzer yang mendiskreditkan individu. Pernyataan ini juga menegaskan posisi PDI‑P sebagai partai penyeimbang dalam sistem demokrasi Indonesia yang berkomitmen pada nilai-nilai patriotisme dan kebangsaan, sebagaimana juga diakui oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].