Kota Tasikmalaya meluncurkan AI Job Matcher di Disnaker, sehingga para pencari kerja tidak perlu lagi mencari lowongan secara manual.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

‘

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya telah meluncurkan AI Job Matcher, sebuah aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu masyarakat mencari pekerjaan. Aplikasi ini merupakan inovasi resmi dari dinas tersebut.

Inovasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan informasi lowongan kerja yang cepat, akurat, dan real-time, serta mengakhiri cara lama mencari pekerjaan yang masih manual.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Drs H Deni Diyana MSi, mengatakan bahwa AI Job Matcher merupakan pengembangan dari layanan pencarian kerja sebelumnya yang menggunakan sistem barcode Hayu Gawe.

Dalam upaya mencegah DBD di sekolah, Poltekkes Tasikmalaya membentuk tim pemantau jentik di Sukamahi. Terpaksa, Pemkot Tasikmalaya dan DPRD menyetujui pembukaan kembali program prioritas di tengah defisit APBD sebesar Rp182 miliar.

“Kini kami meluncurkan AI Job Matcher yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk memudahkan masyarakat mencari pekerjaan,” ujarnya kepada Radar saat ditemui di kantornya pada Selasa (14/7/2026).

Menurut Deni, aplikasi ini tidak hanya menyajikan informasi lowongan kerja di Kota Tasikmalaya, tetapi juga terhubung langsung dengan sistem Kementerian Tenaga Kerja, sehingga membuka akses peluang kerja di berbagai daerah di Indonesia.

“Karena sistem kami terhubung langsung dengan website Kementerian Tenaga Kerja, masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan kerja yang lebih luas, tidak hanya di Tasikmalaya,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa AI Job Matcher sebenarnya sudah mulai diperkenalkan melalui website dan media sosial Disnaker.

Namun, peluncuran kali ini dilakukan secara resmi sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik berbasis digital.

Melalui aplikasi ini, Disnaker berharap para pencari kerja dapat memperoleh informasi yang akurat, cepat, dan diperbarui secara real-time, sehingga proses mencari pekerjaan menjadi lebih efektif.

“Harapan kami adalah dapat membantu masyarakat yang sedang mencari pekerjaan dengan memberikan informasi yang akurat dan real-time,” ujarnya.

Asam nitrat hingga senjata disita dari rumah mantan narapidana teroris, misteri ledakan di Dadaha Tasikmalaya semakin terungkap. Polisi mengonfirmasi bahwa motif ledakan di Dadaha Tasikmalaya adalah perselisihan pribadi, bukan aksi teror.

Menariknya, pengembangan aplikasi AI Job Matcher tidak melibatkan pihak ketiga dan tidak menggunakan dana non-APBD.

Seluruh proses dikerjakan oleh tim teknologi informasi (IT) internal Disnaker Kota Tasikmalaya.

Menurut Deni, hal ini membuktikan bahwa aparatur pemerintah daerah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menghadirkan inovasi pelayanan tanpa selalu bergantung pada pihak luar.

“Aplikasi ini dikembangkan oleh tim IT internal Disnaker. Kami ingin menunjukkan bahwa potensi SDM yang kami miliki mampu menjembatani perkembangan teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Kami terus beradaptasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.

‘

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan