Harga bumbu dapur di Ponorogo turun seiring dengan sepinya permintaan menurut para pedagang

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Thecuy.com, Ponorogo — Beberapa harga bumbu dapur di Pasar Legi Ponorogo mengalami penurunan. Pedagang menyebut hal ini terjadi karena permintaan yang minim, dipengaruhi liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan bulan Suro yang sepi hajatan.

Suprihatin, seorang pedagang di pasar tersebut, mengatakan bahwa harga cabai rawit turun dari Rp60 ribu–Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu–Rp50 ribu per kilogram. Cabai keriting yang biasanya dijual Rp50 ribu per kilogram kini mencapai Rp30 ribu–Rp35 ribu per kilogram. Bawang merah turun dari Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram, dan bawang putih dari Rp40 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram.

Selain bumbu dapur, tomat juga turun dari Rp15 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram, sementara wortel dari Rp12 ribu menjadi Rp8 ribu per kilogram.

Suprihatin noted that the supply of various commodities is actually abundant. However, demand has dropped because there were no celebrations during the Suro month and the MBG program was on holiday. With MBG resuming as school children return, prices are expected to rise again.

Sementara harga sedang turun, pedagang di Ponorogo tetap optimis. Dengan kembalinya program MBG seiring masuknya siswa, pasar mengantisipasi kenaikan harga dan kebangkitan perayaan bulan Suro. Momen ini mengajarkan bahwa penurunan sementara adalah peluang bagi pedagang untuk beradaptasi dan menyiapkan diri menyambut permintaan yang lebih tinggi di masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan