Bobby Nasution mendorong penegakan tambang berizin dan pemberantasan tambang ilegal.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan kembali tekadnya untuk memberantas aktivitas penambangan emas tanpa izin yang masih marak di beberapa wilayah. Gubernur Bobby Afif Nasution menjelaskan bahwa pemerintah tidak melarang masyarakat melakukan usaha di sektor pertambangan, namun semua kegiatan harus dilengkapi dengan izin resmi.

“Intinya kami ingin sampaikan, kita tidak melarang untuk melakukan kegiatan ekonomi, tetapi harus ada mekanismenya,” kata Bobby seusai meninjau Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) pada hari Kamis, 9 Juli 2026.

Bobby menjelaskan bahwa pertambangan ilegal tidak hanya menghilangkan potensi pendapatan daerah, tetapi juga merusak infrastruktur. Sebagai contoh, jalan yang dilalui oleh kendaraan berat penambang ilegal tidak dirancang untuk beban tersebut, sehingga mempercepat kerusakan jalan. Jika izin usaha pertambangan diurus dengan benar, kondisi jalan dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri.

“Ketika usaha pertambangan itu izinnya tidak ada, berarti area tersebut dianggap tidak dilalui kendaraan berat. Tapi kalau izinnya diurus, kondisi jalan juga harus mengikuti kebutuhan industri ataupun pertambangan, sehingga dapat disesuaikan bukan hanya untuk kendaraan roda empat,” ujar Bobby.

Pemerintah justru mendorong pelaku usaha untuk mengurus perizinan agar aktivitas pertambangan menjadi legal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kita tidak melarang, justru kita mengajak agar semua kegiatan ini legal. Bukan jadi kegiatan ilegal yang hanya dimanfaatkan oleh sebagian orang saja,” tambahnya.

Pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan kementerian terkait jika ditemukan penambangan ilegal yang telah merusak lingkungan. “Kita minta koordinasi, minta arahan dari kementerian terkait. Kalau memang sudah sampai merusak lingkungan, kita harapkan ada tindakan hukum,” kata Bobby.

Selain proses hukum, Bobby juga menegaskan langkah tegas di lapangan terhadap peralatan pertambangan ilegal. “Kalau di lapangan ada alat-alat yang perlu diamankan, kalau terlalu susah diamankan, hancurkan di tempat. Itu tanggung jawab saya,” tegasnya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan