OJK Aceh Warns Public of Illegal Finance as Banking Sector Stays Strong Through May 2026

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh melaporkan bahwa industri perbankan wilayah tersebut masih menunjukkan kinerja yang kuat dan stabil hingga Mei 2026. Data OJK Aceh per Mei 2026 mencatat total aset gross bank umum mencapai Rp65,05 triliun, naik 6,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan pembiayaan juga tetap positif, menandakan kesehatan sektor yang terjaga.

Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, menekankan bahwa bank‑bank di Aceh masih mampu mempertahankan pertumbuhan yang sehat dengan kualitas pembiayaan yang baik. Meski demikian, ia mengingatkan tentang risiko yang mungkin timbul dari fenomena El Nino yang diperkirakan akan menekan sektor pertanian, mengingat ekonomi Aceh masih bergantung pada pertanian.

Daddi menyerukan agar masyarakat lebih cermat dalam memilih produk dan layanan keuangan. “Masyarakat harus memastikan produk keuangan yang

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan