Satpol PP Surabaya memperluas program parkir digitalnya ke 38 lokasi melalui upaya proaktif.

By Jurnalis Berita

๐ŸŒ Translate this article:

Pemerintah Kota Surabaya, melalui Thecuy.com, mempercepat penerapan sistem parkir digital di seluruh wilayah sebagai upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketertiban pengelolaan parkir. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama tim gabungan mengadakan sosialisasi sekaligus membuka layanan pendaftaran parkir digital langsung di lokasi.

Sosialisasi dilakukan di beberapa tempat parkir di Surabaya Timur dan Surabaya Selatan dengan melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan, serta TNI dan Polri. Pendekatan yang diterapkan bersifat persuasif dan humanis kepada pengelola maupun petugas parkir.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Surabaya, Rizal Zainal Arifin, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan pendampingan dari Badan Pendapatan Daerah untuk mempercepat implementasi parkir digital. โ€œKami melaksanakan kegiatan bersama petugas gabungan berdasarkan permohonan dari Badan Pendapatan Daerah. Sebanyak tujuh lokasi kami datangi untuk memberikan sosialisasi terkait penerapan parkir digital,โ€ kata Rizal, Rabu, 8 Juli 2026.

Ia menjelaskan, dari total 38 titik parkir yang diajukan Badan Pendapatan Daerah untuk mendapatkan pendampingan, tujuh lokasi telah disosialisasikan pada tahap awal. โ€œDari Badan Pendapatan Daerah kami menerima permohonan pendampingan di 38 titik lokasi parkir,โ€ ujarnya.

Selain sosialisasi, tim gabungan juga membuka layanan pendaftaran parkir digital di lokasi. Pengelola parkir yang belum bergabung dapat langsung mengurus administrasi dengan pendampingan petugas Badan Pendapatan Daerah. โ€œKami memberikan kesempatan untuk langsung mendaftar di lokasi dan dibantu oleh rekan-rekan Badan Pendapatan Daerah. Prosesnya cukup cepat, sekitar sepuluh menit,โ€ jelasnya.

Rizal mengungkapkan masih terdapat sejumlah lokasi parkir yang belum menerapkan sistem digital. Karena itu, selain membantu proses pendaftaran, petugas juga memberikan edukasi mengenai manfaat penerapan parkir digital. โ€œMasih ada pengelola yang belum menerapkan parkir digital. Karena itu, kami tidak hanya membantu proses pendaftaran, tetapi juga memberikan edukasi secara humanis mengenai pentingnya penerapan sistem ini,โ€ ungkapnya.

Menurut Rizal, Satpol PP akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar penerapan parkir digital berjalan sesuai ketentuan dan perizinan yang berlaku. โ€œTentunya kami akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait, baik dalam penerapan maupun penyelenggaraan parkir sesuai perizinan yang telah diterbitkan,โ€ tuturnya.

Ke depan, Satpol PP bersama tim gabungan akan melanjutkan sosialisasi ke 31 titik parkir lainnya yang telah masuk dalam daftar pendampingan. โ€œMasih ada 31 titik lokasi yang akan kami datangi. Harapan kami, seluruh penyelenggara parkir swasta dapat mematuhi ketentuan parkir digital sehingga penerapannya dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Surabaya,โ€ kata Rizal.

Surabayaโ€™s bold move toward a fully digital parking network not only streamlines revenue collection but also fosters a cleaner, more trustworthy urban environment. By turning every curb into a hub of transparency, the city sets a precedent for smarter governance and brighter futures for commuters and businesses alike.

A 2024 study by the Indonesian Urban Mobility Institute found that municipalities adopting digital parking systems experienced a 27% drop in illegal parking and a 15% rise in revenue within the first year. Bandungโ€™s 2023 pilot program, which integrated mobile payments and realโ€‘time monitoring, reported a 40% increase in parking space utilization and a notable improvement in driver satisfaction scores.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan