Peringatan HKG PKK di Batam Disertai Kegiatan Sosial bagi Lansia dan Anak Terlantar

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Media Kampung melaporkan dari Batam bahwa peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tahun ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat. Acara tersebut dimeriahkan dengan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada lansia dan anak-anak terlantar di kota tersebut.

Ketua TP-PKK Batam, Hj. Erlita Amsakar, menekankan bahwa HKG bukan sekadar seremoni belaka. Menurutnya, peringatan ini adalah kesempatan untuk meninjau ulang, menghargai, dan mengoptimalkan implementasi 10 Program Pokok PKK. Kegiatan sosial ini, tambahnya, mencerminkan kepedulian TP-PKK terhadap kelompok rentan sekaligus meneguhkan semangat gotong royong dan pemberdayaan keluarga.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Batam berkomitmen untuk terus mendukung dan menjalankan 10 Program Pokok PKK dalam berbagai aksi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat—mulai dari kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga bantuan sosial. Erlita berharap peringatan HKG dapat meningkatkan kesadaran bahwa fondasi pembangunan nasional bermula dari keluarga yang kuat.

“Dengan keluarga yang sehat, mandiri, berpendidikan, dan berdaya, akan terwujud masyarakat yang sejahtera serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa keluarga yang terlibat aktif dalam program PKK mengalami peningkatan kesejahteraan sebesar 23 % dalam tiga tahun terakhir, dengan penurunan angka kemiskinan di tingkat rumah tangga sebesar 12 %. Studi yang melibatkan 1.200 keluarga di Batam ini mengungkap bahwa intervensi PKK di bidang kesehatan dan pendidikan secara signifikan berkontribusi pada ketahanan ekonomi keluarga.

Sebuah studi kasus menonjol dari kelurahan Sei Bulau menggambarkan seorang nenek berusia 70 tahun yang menerima paket sembako dan paket perawatan kesehatan berkat kegiatan bakti sosial HKG. Setelah menerima bantuan, kondisi gizi dan kesehatan nenek tersebut membaik, dan ia kini aktif berpartisipasi dalam kelompok ekonomi produktif PKK, meningkatkan pendapatan keluarganya.

Infografis yang merangkum data dampak PKK menunjukkan bahwa sejak 2021, lebih dari 4.500 paket bantuan telah didistribusikan ke kelompok rentan di Batam, dengan tingkat kepuasan penerima mencapai 92 %. Grafik tersebut juga menyoroti korelasi positif antara partisipasi dalam program PKK dan tingkat pendidikan anak.

Keluarga yang kuat menjadi fondasi bagi kemajuan bangsa; dengan membangun fondasi ini, kita tidak hanya meningkatkan kualitas hidup individu tetapi juga mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan sejahtera untuk Indonesia. Mari terus berinvestasi dalam pemberdayaan keluarga, karena setiap keluarga yang tangguh adalah pilar bagi kemajuan nasional.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan