Analisis Harga Pertamax: Kapan Turun? Data Terbaru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pertamina memperbarui harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Tiga jenis BBM, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, terpengaruh. Perubahan ini terinspirasi dari evaluasi harga minyak dunia, iklan fiskal, dan kemampuan beli masyarakat. Kitty Andhora, VP Komunikasi Perusahaan Pertamina, menjelaskan proses penyesuaian ini sudah dikerjasikan dengan pemerintah.

Data MyPertamina menunjukkan harga Pertamax di daerah dengan PBBKB 5% tetap Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 tetap Rp17.000. Di Kawasan Kalimantan, Pertamax Turbo turun dari Rp21.650 menjadi Rp19.750. Namun, harga Pertamax di Kalimantan tetap Rp16.650 karena PBBKB yang berbeda.

Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Purbaya, berharap penurunan harga Pertamax segera terjadi sesuai tren minyak dunia. Namun, Pertamina belum meramal jadwal penyesuaian resmi. Masyarakat diingatkan untuk tetap memperhatikan pengumuman resmi.

Mekanisme penyesuaian harga sebelumnya, seperti turunnya Pertamax Turbo, menunjukkan sistemnya berjalan sesuai dinamika pasar. Jadi, penurunan Pertamax akan menunggu waktu.

Harga minyak terus terngaikkan oleh faktor global dan kebijakan pemerintah. Konsumen diprebang untuk memantau perubahan ini dengan konsisten.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan