EvaluasiKinerja APBD 2026 Dilakukan Karena Tidak Sesuai Proyeksi, Pemkot Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kota Tasikmalaya mengakui kinerja anggaran APBD 2026 dalam enam bulan terakhir masih meleset dibanding prediksi awal. Hal ini memicu dialog dengan DPRD untuk mengevaluasi ajukan fiskal daerah sebelum menyusun APBD Perubahan 2026. Penjabat Daerah, Hanafi, menyampaikan bahwa beberapa angka pendapatan dan pengeluaran tidak sesuai dengan estimasi awal.

Evaluasi ini dimulai untuk memastikan komunikasi yang transparan dengan DPRD. Hanafi menekankan proses ini merupakan langkah pemikiran bersama, bukan penilaian akhir. “Kami masih dalam tahap analisis, hasil akhir akan dibahas bersama DPRD,” ujarnya.

Proses ini penting karena kewenangan penyusunan anggaran berdasar pada pemerintah daerah dan DPRD. Prediksi untuk enam bulan berikutnya akan menjadi bahan baku apapun perubahan anggaran nanti.

Hanafi tidak berani menilai kondisi keuangan sebagai aman atau tidak. Ia mengakui beberapa aspek meleset, sehingga perlu tindakan cepat untuk mencegah tekanan anggaran semakin berat. Opsi pengurangan, seperti TPP sebesar 30%, masih dalam fase ide dan belum menjadi keputusan.

Perbaikan harus diambil segera. Stabilitas anggaran Kota Tasikmalaya tergantung pada kemampuan pemerintah dan DPRD untuk mengadaptasi prediksi dengan realitas. Semua pihak harus bekerja sama untuk mencegah ketimpangan yang lebih besar di akhir tahun.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan